Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Jepang Dorong Afrika Selatan Izinkan Ukuran Botol Sake Tradisional

Pejabat perdagangan Jepang melobi pemerintah Afrika Selatan untuk mengizinkan penjualan sake dalam ukuran botol tradisional 1,8 liter dan 720 mililiter guna menekan biaya dan menjaga kualitas produk.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Deretan botol sake tradisional Jepang dalam ukuran satu sho (1,8 liter) dan empat go (720 mililiter).

Visual Utama

Jepang Dorong Afrika Selatan Izinkan Ukuran Botol Sake Tradisional

Tutup
Deretan botol sake tradisional Jepang dalam ukuran satu sho (1,8 liter) dan empat go (720 mililiter).

Pejabat perdagangan Jepang mendorong Afrika Selatan agar mengizinkan penjualan sake dengan ukuran botol tradisional yang telah lama menjadi standar di Jepang. Langkah ini diharapkan dapat membuat produk sake lebih kompetitif dan membantu produsen mempertahankan kualitas produk.

Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (JETRO) mengadakan seminar sake di Cape Town pada Senin lalu yang dihadiri oleh pejabat pemerintah serta pelaku usaha. Minat terhadap minuman ikonik Jepang ini terus tumbuh di Afrika Selatan seiring dengan tren global kuliner tradisional Jepang yang dikenal sebagai "washoku".

Saat ini, Afrika Selatan belum mengizinkan penjualan sake dalam ukuran botol tradisional Jepang, yaitu satu "sho" (setara 1,8 liter) dan empat "go" (720 mililiter). Otoritas setempat menilai satuan tersebut berisiko membingungkan konsumen.

Perwakilan JETRO menjelaskan kepada para peserta bahwa satuan "sho" dan "go" telah digunakan masyarakat Jepang selama lebih dari satu abad untuk menakar beras. Izin penjualan eceran dalam kemasan tradisional dianggap penting agar pabrik sake dapat menekan biaya operasional sekaligus menjaga mutu minuman.

Billy Makhafola dari Departemen Pertanian Afrika Selatan menyebut seminar tersebut sangat informatif untuk memahami proses pembuatan sake serta maknanya bagi budaya Jepang. Direktur JETRO Johannesburg, Nishiura Rikako, menambahkan bahwa meski Afrika Selatan memiliki budaya anggur yang kuat, respons peserta terhadap keunikan sake sangat positif.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan produsen sake dari sembilan prefektur Jepang. Salah satu produsen menyatakan harapannya untuk mendukung pertumbuhan pasar sake di masa depan dengan memperkenalkan minuman ini kepada generasi muda di Afrika Selatan.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-02-17T04:00:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala Sumber

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.