Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Industri Teh Jepang Ajukan Perlindungan Merek untuk Amankan Keaslian Produk di Pasar Ekspor

Asosiasi teh Jepang mengajukan sertifikasi Indikasi Geografis (GI) untuk merek "Nihon Cha" guna mencegah pelabelan menyesatkan di luar negeri. Langkah ini diambil menyusul rekor ekspor teh hijau yang mencapai 72,1 miliar yen pada tahun 2025.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Produk teh hijau Jepang berkualitas tinggi dalam kemasan tradisional yang siap untuk diekspor.

Visual Utama

Industri Teh Jepang Ajukan Perlindungan Merek untuk Amankan Keaslian Produk di Pasar Ekspor

Tutup
Produk teh hijau Jepang berkualitas tinggi dalam kemasan tradisional yang siap untuk diekspor.

Industri teh hijau Jepang tengah mengambil langkah serius untuk melindungi keaslian produknya di pasar internasional. Seiring dengan melonjaknya popularitas matcha secara global, para produsen berupaya meningkatkan pengenalan merek di luar negeri guna mencegah praktik pelabelan yang tidak tepat.

Sebuah inisiatif yang dipimpin oleh asosiasi petani teh, eksportir, dan kelompok terkait lainnya telah mengajukan sertifikasi "Nihon Cha" (Teh Jepang) di bawah sistem perlindungan Indikasi Geografis (GI) Jepang. Sistem GI ini dirancang khusus untuk melindungi merek regional produk pertanian, kehutanan, dan perikanan, seperti halnya Daging Sapi Kobe dan Kepiting Echizen.

Data menunjukkan bahwa penjualan matcha di luar negeri sedang mengalami pertumbuhan pesat. Nilai ekspor teh hijau Jepang bahkan mencetak rekor tertinggi pada tahun 2025 dengan angka mencapai 72,1 miliar yen, atau sekitar 460 juta dolar AS.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, para pelaku industri menyoroti meningkatnya masalah label yang menyesatkan. Mereka mengungkapkan bahwa produk teh hijau dari negara lain, termasuk Tiongkok, seringkali menggunakan nama-nama tempat di Jepang pada kemasannya untuk menarik konsumen.

Suzuki Sadami dari Japan Tea Central Public Interest Incorporated Association menyatakan bahwa pihak asosiasi menaruh harapan besar pada tanda GI tersebut. Penggunaan label resmi ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan konsumen global dan mendorong perluasan ekspor teh Jepang ke mancanegara.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-05-12T09:22:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

teh jepangekspor tehindikasi geografisnihon chamatchaekonomi jepang

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.