Gugatan Terkait Ketimpangan Nilai Suara pada Pemilu Majelis Rendah Jepang Diajukan
Sekelompok pengacara menuntut pembatalan hasil pemilu Majelis Rendah Jepang karena ketimpangan nilai suara yang mencapai rasio 2,1 banding 1. Mereka menilai perbedaan bobot suara tersebut melanggar prinsip kesetaraan dalam konstitusi.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Sekelompok pengacara di Jepang telah mengajukan gugatan nasional yang menuntut pembatalan hasil seluruh daerah pemilihan satu kursi dalam pemilu Majelis Rendah yang digelar pada Minggu lalu. Mereka menyatakan bahwa ketimpangan nilai suara dalam pemilu tersebut tidak konstitusional.
Dalam pemilu terbaru ini, daerah pemilihan Tottori No. 1 memiliki jumlah pemilih terdaftar paling sedikit, sementara Hokkaido No. 3 memiliki jumlah pemilih terbanyak. Rasio ketimpangan nilai satu suara tercatat mencapai 2,1 banding 1.
Pada Senin lalu, kelompok tersebut mendaftarkan gugatan ke 14 pengadilan tinggi dan kantor cabangnya. Mereka berargumen bahwa perbedaan bobot suara ini bertentangan dengan prinsip kesetaraan nilai suara dan melanggar Konstitusi Jepang.
Pada pemilu Majelis Rendah tahun 2024, ketimpangan terbesar adalah 2,06 banding 1. Itu merupakan pemilu pertama yang menerapkan metode Adams, sebuah sistem pembagian kursi yang bertujuan agar alokasi kursi lebih proporsional terhadap jumlah penduduk.
Mahkamah Agung Jepang pada tahun 2025 sebelumnya memutuskan bahwa tingkat ketimpangan pada pemilu tersebut tidak melanggar konstitusi.
Hidetoshi Masunaga, anggota kelompok pengacara tersebut, menyatakan bahwa Jepang seharusnya menyesuaikan sistem pemilihannya dengan standar internasional. Ia menambahkan bahwa sistem di Jepang berbeda dengan Amerika Serikat atau Prancis karena masih menoleransi ketimpangan nilai suara dan tidak sepenuhnya proporsional terhadap jumlah penduduk.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-09T23:35:35.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.