Penjualan Global 5 dari 7 Produsen Mobil Jepang Menurun pada 2025
Lima dari tujuh produsen otomotif utama Jepang mencatat penurunan penjualan kendaraan global pada tahun 2025, dipicu oleh kebijakan tarif Amerika Serikat dan persaingan ketat di pasar Tiongkok.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Data terbaru dari para produsen mobil besar Jepang menunjukkan bahwa penjualan global Toyota Motor pada tahun 2025 naik 3,7 persen dari tahun sebelumnya menjadi sekitar 10,53 juta unit. Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, tidak termasuk kendaraan yang dijual oleh anak perusahaannya, Daihatsu Motor dan Hino Motors.
Suzuki Motor juga mencatat kenaikan sebesar 1,4 persen dari tahun 2024 menjadi hampir 3,3 juta unit. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan yang kuat di pasar utamanya, India.
Sebaliknya, penjualan global Honda Motor turun 7,5 persen menjadi sekitar 3,5 juta unit. Nissan Motor menjual sekitar 3,2 juta unit atau turun 4,4 persen, sementara Mazda Motor mengalami penurunan 1,7 persen menjadi sekitar 1,25 juta unit.
Penurunan juga dialami oleh Subaru sebesar 1,9 persen menjadi sekitar 924.000 unit, dan Mitsubishi Motors yang turun 5,8 persen menjadi sekitar 806.000 unit. Sumber internal industri menyebutkan kemungkinan penyebabnya adalah kenaikan harga kendaraan menyusul kebijakan tarif di Amerika Serikat serta persaingan harga dengan produsen mobil Tiongkok yang semakin sengit.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-29T11:17:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.