Upah Riil di Jepang Turun 4 Tahun Berturut-turut Akibat Inflasi
Upah riil di Jepang kembali mencatatkan penurunan pada tahun 2025 karena lonjakan harga konsumen melampaui kenaikan upah nominal. Meskipun gaji nominal meningkat, inflasi yang lebih tinggi membuat daya beli pekerja terus tergerus.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Upah Riil di Jepang Turun 4 Tahun Berturut-turut Akibat Inflasi
Upah riil di Jepang mengalami penurunan selama empat tahun berturut-turut pada 2025 karena lonjakan harga konsumen menghapus kenaikan upah nominal. Data awal yang dirilis oleh Kementerian Ketenagakerjaan Jepang pada Senin menunjukkan bahwa upah yang disesuaikan dengan inflasi turun 1,3 persen dibandingkan tahun 2024.
Rata-rata pekerja menerima penghasilan sekitar 356.000 yen per bulan (lebih dari 2.200 dolar), termasuk uang lembur dan bonus. Angka tersebut naik 2,3 persen dalam nilai yen, menandai kenaikan upah nominal selama lima tahun berturut-turut sebelum disesuaikan dengan inflasi.
Upah pokok tercatat naik sebesar 2 persen, sementara bonus dan tunjangan tambahan lainnya tumbuh 3,8 persen. Namun, kenaikan harga barang dan jasa melaju pada kecepatan yang lebih tinggi sehingga menghapus keuntungan tersebut.
Kementerian Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa kenaikan upah nominal didorong oleh hasil perundingan upah musim semi yang kuat pada 2024 dan 2025, serta fenomena kekurangan tenaga kerja. Meski demikian, kementerian mengakui bahwa laju inflasi masih terus melampaui kenaikan upah pekerja.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-09T04:15:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
