Panda Raksasa Kembar Xiao Xiao dan Lei Lei Tiba di Sichuan, Tiongkok
Xiao Xiao dan Lei Lei, pasangan panda kembar terakhir di Jepang, telah tiba di Tiongkok setelah masa peminjamannya berakhir. Kepergian mereka menandai pertama kalinya Jepang tidak memiliki panda raksasa sejak 1972.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Xiao Xiao dan Lei Lei meninggalkan Kebun Binatang Ueno pada Selasa lalu, menjelang berakhirnya perjanjian pinjaman mereka pada Februari mendatang. Banyak penggemar panda datang berkumpul untuk melepas keberangkatan mereka.
Pasangan panda ini tiba di bandara dekat Chengdu, ibu kota provinsi Sichuan, pada Rabu dini hari dan segera dibawa ke pusat konservasi. Asosiasi Konservasi Satwa Liar Tiongkok mengonfirmasi bahwa kedua panda tersebut telah sampai dengan selamat.
Si kembar akan menjalani prosedur karantina terlebih dahulu sebelum nantinya kembali dipamerkan kepada publik setelah beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.
Induk mereka, Shin Shin, dan kakak perempuannya, Xiang Xiang, juga telah tinggal di pusat tersebut sejak meninggalkan Jepang. Kepergian si kembar membuat Jepang tidak memiliki panda raksasa untuk pertama kalinya sejak 1972, tahun di mana Beijing mengirimkan dua ekor panda untuk memperingati normalisasi hubungan diplomatik kedua negara.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan bahwa mereka selalu menyambut warga Jepang untuk datang berkunjung dan melihat panda di Tiongkok. Meskipun Tokyo telah meminta peminjaman panda tambahan, Beijing belum memberikan tanggapan spesifik.
Kedatangan pasangan panda ini menarik perhatian besar dari masyarakat. Lebih dari 10 pengunjung dari Tiongkok dan Jepang sudah menunggu di luar pusat konservasi Sichuan sejak sekitar pukul 4 pagi pada hari Rabu.
Seorang wanita Tiongkok tampak membentangkan spanduk bertuliskan "Xiao Xiao dan Lei Lei, selamat datang kembali". Warga Chengdu lainnya mengaku sangat bahagia dan mengajak para pengunjung dari Jepang untuk datang menjenguk mereka.
Seorang wisatawan asal Tokyo mengungkapkan rasa leganya karena si kembar tiba dengan selamat. Ia berharap masa karantina segera berakhir sehingga masyarakat bisa melihat keduanya kembali.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-28T06:41:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / ASIA
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

