Rapat Umum di Jepang Barat Serukan Penyelesaian Isu Penculikan Korea Utara
Saudara seorang warga Jepang yang diculik Korea Utara kembali menyerukan pemulangan semua korban dalam rapat umum di Tokushima, Jepang barat. Ia juga mendesak pemerintah Jepang segera menggelar pertemuan puncak dengan Korea Utara dan mengambil langkah konkret.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Yokota Takuya menyampaikan seruan itu dalam rapat umum di kota Tokushima yang diselenggarakan oleh pemerintah Jepang, Pemerintah Prefektur Tokushima, dan pihak lain. Yokota memimpin kelompok keluarga korban penculikan dan merupakan adik Yokota Megumi, yang diculik pada usia 13 tahun.
Hadir pula Hasuike Kaoru, yang diculik Korea Utara pada 1978 di Prefektur Niigata dan kembali ke Jepang pada 2002 setelah pertemuan puncak Jepang-Korea Utara. Kepala Sekretaris Kabinet Kihara Minoru, yang juga menjabat menteri yang menangani isu penculikan, turut hadir dalam acara itu.
Yokota memperlihatkan foto Megumi yang menurutnya diambil tak lama setelah ia diculik, dan mengatakan bahwa ia tidak pernah melihat ekspresi yang begitu sendu dan kesepian di wajah adiknya ketika masih tinggal bersama keluarganya di Jepang.
Ia mengatakan orang-orang perlu memikirkan apakah isu ini harus dianggap sebagai masalah orang lain. Ia bertanya, bagaimana jika itu terjadi pada Anda, atau pada anggota keluarga Anda sendiri.
Yokota juga menyebut ibunya, Sakie, akan berusia 90 tahun bulan depan, dan mengatakan bahwa ibunya terus berjuang sambil menghadapi kenyataan bahwa ia mungkin sehat hari ini, tetapi belum tentu besok.
Dalam pidatonya, Hasuike mengatakan tidak satu pun yang berubah sejak lima korban penculikan kembali ke Jepang pada 2002. Ia menilai Korea Utara sedang menjalankan pertarungan jangka panjang dengan keyakinan bahwa Jepang akan diam setelah para pegiat isu penculikan meninggal dunia.
Karena itu, menurutnya, penting untuk mendidik generasi muda dan menunjukkan tekad mereka kepada Korea Utara. Ia menambahkan bahwa peningkatan kesadaran sangat penting untuk menekan strategi Korea Utara saat ini.
Setelah acara, Yokota mengatakan bahwa apa pun yang terjadi, ia ingin ibunya dan Megumi bertemu kembali di tanah Jepang selagi Sakie masih dalam kondisi sehat. Ia menegaskan bahwa ini adalah isu mutlak yang tidak bisa ditawar, persoalan hak asasi manusia dan pelanggaran kedaulatan, serta kembali mendesak anggota Diet Jepang dan pemerintah untuk menunjukkan tekad mereka menyelesaikan isu penculikan dan segera mengambil tindakan.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-24T11:56:19.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

