Negosiasi Upah Tahunan Jepang Dimulai di Tengah Inflasi yang Terus Berlanjut
Pemimpin bisnis dan serikat pekerja Jepang memulai perundingan upah tahunan untuk mengupayakan kenaikan gaji yang melampaui tingkat inflasi. Serikat pekerja menargetkan kenaikan minimal 5 persen guna menjaga daya beli masyarakat.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Pemimpin bisnis dan organisasi buruh di Jepang telah memulai perundingan upah tahunan. Fokus utama pertemuan ini adalah mencapai kesepakatan kenaikan gaji yang mampu melampaui tingkat inflasi yang saat ini masih bertahan.
Ketua Federasi Bisnis Jepang (Keidanren), Tsutsui Yoshinobu, bertemu dengan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Jepang (Rengo), Yoshino Tomoko, pada Selasa. Tsutsui menyatakan bahwa perhatian publik terhadap kenaikan upah semakin meningkat seiring melonjaknya harga barang dan kelangkaan tenaga kerja.
Kenaikan gaji pokok pun menjadi agenda utama dalam diskusi tersebut.
Tsutsui juga mengimbau seluruh perusahaan untuk terlibat aktif dalam diskusi kenaikan upah tersebut guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Pihak serikat pekerja menargetkan kenaikan rata-rata setidaknya 5 persen, yang mencakup kenaikan gaji pokok dan kenaikan rutin. Sementara itu, target untuk perusahaan skala kecil dan menengah ditetapkan sebesar 6 persen.
Presiden Rengo, Yoshino Tomoko, menekankan bahwa mengejar kenaikan upah minimal 5 persen selama tiga tahun berturut-turut adalah target minimum. Menurutnya, pencapaian ini harus dirasakan secara merata, tidak hanya oleh karyawan di perusahaan besar tetapi juga di perusahaan yang lebih kecil.
Namun, perundingan ini menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kebijakan tarif di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump serta hambatan di kalangan perusahaan kecil untuk menaikkan gaji. Negosiasi diperkirakan akan memasuki tahap intensif bulan depan saat serikat pekerja di perusahaan-perusahaan besar mulai mengajukan tuntutan resmi mereka.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-27T06:39:45.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.