Lawson Gunakan Beras Impor untuk Sushi Roll Eho-maki Saat Biaya Melonjak
Lawson akan memakai beras asal Amerika Serikat untuk sekitar 10 persen isi eho-maki yang dijual di sebagian gerai di Tokyo dan sekitarnya. Langkah ini diambil di tengah kenaikan biaya bahan, sementara beberapa produk populer lain juga ikut terdampak.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Jaringan toko serba ada besar di Jepang sedang bersiap menjual sushi roll bernama eho-maki, yang secara tradisional dimakan pada awal Februari untuk membawa keberuntungan. Namun, lonjakan biaya membuat sebagian bahan diubah demi menghindari kenaikan harga produk.
Lawson akan memakai beras asal Amerika Serikat untuk sekitar 10 persen isi eho-maki yang akan dijual di sejumlah gerai di Tokyo dan sekitarnya. Jaringan ini menyebut biaya beras yang dibelinya telah melonjak sekitar 100 persen dibandingkan tahun fiskal 2022.
Chinguun Amarsanaa, yang bekerja di divisi merchandising Lawson, mengatakan bahwa banyak kecerdikan dicurahkan untuk mengembangkan produk ini karena perusahaan menilai pelanggan menginginkan sesuatu yang terjangkau untuk menikmati momen khusus. Namun, tidak semua produk luput dari dampak kenaikan tajam biaya bahan.
Lawson mengatakan harga beberapa produk populernya telah naik sekitar 10 persen dibandingkan setahun sebelumnya.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-19T08:21:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.