Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Sanae Takaichi Pimpin LDP, Bersiap Menjadi Perdana Menteri Baru Jepang

Presiden LDP terpilih Sanae Takaichi mulai menyusun jajaran eksekutif partai menjelang pemilihan perdana menteri oleh Parlemen akhir bulan ini. Mantan pembawa acara TV berusia 64 tahun tersebut dijadwalkan akan mengambil alih kepemimpinan nasional setelah memenangkan kursi ketua partai berkuasa.

NHK WORLD4 mnt

Bagikan Artikel

Potret Sanae Takaichi, Ketua LDP terpilih yang akan menjadi Perdana Menteri Jepang.

Visual Utama

Sanae Takaichi Pimpin LDP, Bersiap Menjadi Perdana Menteri Baru Jepang

Tutup
Potret Sanae Takaichi, Ketua LDP terpilih yang akan menjadi Perdana Menteri Jepang.

Jejak Langkah Takaichi Menuju Puncak LDP

Takaichi saat pertama kali terpilih sebagai anggota Majelis Rendah pada tahun 1993.
Takaichi saat pertama kali terpilih sebagai anggota Majelis Rendah pada tahun 1993.

Politisi berusia 64 tahun ini merintis kariernya di Prefektur Nara, tempat ia menghabiskan masa kecil dan tumbuh dewasa.

Setamat kuliah, ia sempat menjabat sebagai Congressional Fellow di Amerika Serikat. Sekembalinya ke Jepang, ia berkarier sebagai pembawa acara televisi sebelum akhirnya memutuskan terjun ke politik melalui jalur independen.

Takaichi memenangi kursi parlemen pertamanya pada 1993, dan baru resmi bergabung dengan Partai Demokrat Liberal (LDP) pada 1996.

Takaichi saat dipercaya masuk ke jajaran Kabinet dalam pemerintahan pertama Abe Shinzo pada 2006.
Takaichi saat dipercaya masuk ke jajaran Kabinet dalam pemerintahan pertama Abe Shinzo pada 2006.

Sebagai sekutu setia mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe, Takaichi mendapat kepercayaan masuk ke Kabinet pada periode pertama pemerintahan Abe. Ia dikenal luas oleh publik karena pandangan politiknya yang konservatif.

Takaichi kemudian dipercaya menjabat sebagai Menteri Urusan Internal dan Komunikasi. Ia mencatatkan rekor masa jabatan terlama di posisi tersebut, dengan total pengabdian lebih dari 1.400 hari.

Takaichi unjuk kebolehan bermain drum pada tahun 2021.
Takaichi unjuk kebolehan bermain drum pada tahun 2021.

Takaichi memiliki beragam hobi. Saat masih mahasiswa, ia merupakan penggebuk drum di sebuah band heavy metal. Ia juga sangat gemar mengendarai sepeda motor.

Takaichi bercita-cita menjadi sosok seperti Margaret Thatcher.
Takaichi bercita-cita menjadi sosok seperti Margaret Thatcher.

Sebagai politisi, Takaichi mengaku terinspirasi oleh 'Wanita Besi' Inggris, Margaret Thatcher, yang menjadi panutannya. Ia mengagumi keteguhan Thatcher dalam menjalankan kebijakan yang sulit namun diperlukan.

Analisis: Tantangan bagi Takaichi Usai Menang Pemilihan LDP

Koresponden politik NHK World, Igarashi Jun, memaparkan apa yang menanti sang pemimpin baru LDP tersebut.

Tanya: Takaichi belum resmi menjabat perdana menteri. Tantangan apa lagi yang masih ia hadapi?
Igarashi Jun dari NHK bertugas melaporkan isu-isu politik.
Igarashi Jun dari NHK bertugas melaporkan isu-isu politik.

Igarashi Jun: Sebagaimana kita ketahui, LDP dan mitra koalisi juniornya, Komeito, tidak memegang mayoritas di kedua majelis Parlemen.

Namun, partai-partai oposisi diperkirakan tidak akan bersatu mendukung satu kandidat untuk melawannya dalam pemungutan suara Diet mendatang. Takaichi hampir dipastikan menjadi perdana menteri berikutnya, namun di situlah tantangan sebenarnya dimulai.

Saito Tetsuo, Ketua Umum Komeito yang merupakan mitra koalisi junior.
Saito Tetsuo, Ketua Umum Komeito yang merupakan mitra koalisi junior.

Salah satu langkah pertamanya usai memenangi pemilihan LDP adalah menemui Ketua Komeito, Saito Tetsuo. Ia ingin mempertahankan koalisi tersebut.

Saito menyatakan bahwa untuk menjaga koalisi, Takaichi harus menanggapi sejumlah kekhawatiran Komeito mengenai interpretasi sejarahnya atas isu-isu seperti tindakan Jepang selama Perang Dunia Kedua.

Ia menyebut Takaichi telah meyakinkannya bahwa ia akan mencegah timbulnya kekhawatiran lebih lanjut.

T: Bagaimana dengan partai-partai oposisi? Apa rencana Takaichi untuk bekerja sama dengan mereka?

Igarashi: Ia mungkin berencana bekerja sama dengan beberapa dari mereka secara kasus per kasus demi meloloskan kebijakan tertentu.

Dalam kontestasi kepemimpinan partai, Takaichi menekankan kesiapan untuk bekerja sama dengan pihak oposisi dalam penyusunan regulasi, terutama yang menyasar penanganan kenaikan harga.

Opsi yang dipertimbangkan mencakup bantuan tunai, insentif pajak, hingga penghapusan sementara pajak bensin. Ia juga membuka peluang untuk memperluas aliansi politiknya.

Ketua Umum Partai Demokrat untuk Rakyat (DPFP), Tamaki Yuichiro
Ketua Umum Partai Demokrat untuk Rakyat (DPFP), Tamaki Yuichiro

Tamaki Yuichiro menyatakan bahwa ia dan partainya memiliki kesamaan visi dengan Takaichi dalam berbagai isu, termasuk kebijakan energi.

Ia menyatakan akan mempertimbangkan pembentukan koalisi dengan LDP jika partai penguasa tersebut mengajukan usulan.

DPFP merupakan salah satu partai yang berhasil menambah perolehan kursi di Majelis Tinggi saat suara LDP merosot. Kemitraan dengan mereka tentu akan memperkuat posisi partai pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri

T: Menilik ke luar Jepang, apa yang bisa kita harapkan dari kebijakan luar negeri Takaichi?

Igarashi: Terkait aliansi Jepang-AS, Takaichi telah menegaskan keinginannya untuk memperkuat hubungan tersebut—peluang yang mungkin datang dalam waktu dekat.

Presiden AS Donald Trump
Presiden AS Donald Trump

Presiden AS Donald Trump dijadwalkan mengunjungi Jepang akhir bulan ini. Kita akan melihat bagaimana pembicaraan mereka memengaruhi sikap kedua negara dalam urusan perdagangan dan keamanan.

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung

Terkait negara tetangga, Takaichi menyatakan keinginannya untuk terus berdialog dengan China sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dengan Korea Selatan.

Namun, Takaichi juga dikenal akan pandangan konservatifnya dan pernah mengunjungi Kuil Yasukuni. Kuil ini merupakan tempat penghormatan bagi warga Jepang yang gugur dalam perang, termasuk para pemimpin yang dinyatakan bersalah atas kejahatan perang setelah Perang Dunia Kedua.

Kunjungan pemimpin Jepang ke kuil tersebut kerap memicu reaksi keras dari pejabat Tiongkok maupun Korea Selatan. Saat ditanya apakah ia akan kembali berkunjung setelah menjabat, Takaichi menyatakan akan mempertimbangkan cara terbaik untuk menghormati arwah para mendiang dan berdoa demi perdamaian.

Selain itu, KTT APEC dan ASEAN akan segera digelar. Kita akan mengamati bagaimana Takaichi menjalin hubungan dengan para pemimpin Korea Selatan, Tiongkok, dan negara lainnya dalam rangkaian pertemuan tersebut.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.