Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Gempa Kamchatka Picu Tsunami 6 Meter, Rusia Timur Laporkan Kerusakan

Gempa dahsyat di lepas pantai Kamchatka memicu gelombang tsunami hingga 6 meter yang menerjang Kepulauan Kuril dan merusak pabrik pengolahan ikan. Meski beberapa orang terluka, otoritas Rusia menyatakan kondisi para korban tidak mengancam nyawa.

NHK WORLD2 mnt

Bagikan Artikel

Visualisasi gelombang tsunami dan dampak gempa bumi di pesisir Rusia Timur.

Visual Utama

Gempa Kamchatka Picu Tsunami 6 Meter, Rusia Timur Laporkan Kerusakan

Tutup
Visualisasi gelombang tsunami dan dampak gempa bumi di pesisir Rusia Timur.

Dampak Pertama di Kamchatka

Pejabat Institut Oseanologi Shirshov dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyampaikan kepada kantor berita TASS bahwa berdasarkan pengamatan visual, gelombang tsunami di Kamchatka dan Kepulauan Kuril mencapai ketinggian 5 hingga 6 meter.

Mengutip otoritas setempat, TASS melaporkan adanya sejumlah korban luka di bandara dan beberapa lokasi lain, namun cedera tersebut dipastikan tidak mengancam nyawa.

Surat kabar Rusia Izvestia melaporkan terjangan air berlumpur di kota Severo-Kurilsk di ujung timur Rusia yang merusak sebuah pabrik pengolahan hasil laut.

Video unggahan Izvestia memperlihatkan deretan bangunan di sepanjang pesisir yang terendam air.
Video unggahan Izvestia memperlihatkan deretan bangunan di sepanjang pesisir yang terendam air.

Tsunami Meluas ke Seluruh Pasifik

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang berbasis di AS mencatat aktivitas gelombang di berbagai negara di kawasan Pasifik.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang berbasis di AS mencatat aktivitas gelombang di berbagai negara di kawasan Pasifik.

Gelombang tsunami meluas ke sepanjang pesisir Pasifik. Tsunami dengan ketinggian sekitar satu meter terpantau mencapai Kepulauan Galapagos di Ekuador.

Menurut laporan televisi CNN, tsunami setinggi lebih dari 1,5 meter tercatat di Pulau Maui, Hawaii.

Gelombang yang Datang Berulang

Di Jepang, tsunami mulai mencapai wilayah timur Hokkaido sekitar pukul 10:30 pagi dan terpantau di area luas di sepanjang pesisir Pasifik.

Tsunami setinggi sekitar 60 sentimeter tercatat di Kuji, Prefektur Iwate, sesaat setelah pukul 1 siang, namun satu jam kemudian wilayah tersebut diterjang gelombang setinggi 1,3 meter.

Peringatan tsunami di Jepang akhirnya dicabut sepenuhnya pada Kamis sore, lebih dari 24 jam setelah gempa terjadi.

Bagaimana Fenomena Ini Terjadi

Profesor Imamura Fumihiko dari International Research Institute of Disaster Science, Universitas Tohoku, menjelaskan bahwa dampak gempa yang luas disebabkan oleh faktor-faktor tidak biasa di wilayah Kamchatka.

Imamura Fumihiko, profesor di International Research Institute of Disaster Science, Universitas Tohoku.
Imamura Fumihiko, profesor di International Research Institute of Disaster Science, Universitas Tohoku.

Imamura menjelaskan bahwa gelombang tsunami dari Kamchatka mendekati Jepang dari berbagai arah dengan kecepatan berbeda. Sebagian menghantam gugusan pegunungan bawah laut, memicu gelombang balik yang berulang. Saat gelombang-gelombang ini saling bertumpuk, tsunami bisa bertahan dalam waktu lama, dan gelombang yang lebih besar mungkin baru tiba belakangan.

Gelombang tsunami memantul di Rantai Gunung Laut Emperor yang terletak di sebelah timur Semenanjung Kamchatka.
Gelombang tsunami memantul di Rantai Gunung Laut Emperor yang terletak di sebelah timur Semenanjung Kamchatka.

Rantai Gunung Laut Emperor terletak di timur Semenanjung Kamchatka, membentang sekitar 2.000 km dari utara ke selatan. Jajaran pegunungan bawah laut ini menjulang dari kedalaman sekitar 6.000 meter, dengan beberapa puncak mencapai ketinggian lebih dari 4.000 atau 5.000 meter.

Imamura mengatakan tsunami yang menghantam gunung laut tersebut dapat memantul kembali dan baru mencapai wilayah pesisir setelah gelombang pertama lewat.

Ia menjelaskan bahwa meski siklus tsunami tersebut relatif lambat (sekitar satu jam), kekuatan gelombangnya sangat besar, bersifat merusak, dan berbahaya.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.