Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Dahaga Global Akan Matcha: Tantangan Besar bagi Industri Teh Hijau Jepang

Lonjakan popularitas matcha di pasar internasional memicu berbagai inovasi kuliner unik sekaligus memberikan tekanan besar bagi petani teh di Jepang. Para produsen kini berjuang keras untuk memenuhi permintaan dunia tanpa mengorbankan standar kualitas dan tradisi yang selama ini dijaga.

NHK WORLD4 mnt

Bagikan Artikel

Pengunjung menikmati hidangan matcha di acara Matcha Green Tea Marche di Tokyo.

Visual Utama

Dahaga Global Akan Matcha: Tantangan Besar bagi Industri Teh Hijau Jepang

Tutup
Pengunjung menikmati hidangan matcha di acara Matcha Green Tea Marche di Tokyo.

Gelaran tahunan Matcha Green Tea Marche di Tokyo menawarkan beragam pilihan bagi setiap pengunjung: mulai dari teh kocok tradisional, aneka es krim dan kembang gula, hingga hidangan unik seperti bir dan kari.

Bir Matcha (kiri) dan es krim Matcha Mont Blanc rasa kastanye.
Bir Matcha (kiri) dan es krim Matcha Mont Blanc rasa kastanye.

Banyaknya pengunjung mancanegara pada gelaran Maret lalu mencerminkan popularitas matcha yang terus meroket. Satu keluarga asal Amerika Serikat bahkan menyempatkan diri untuk mampir langsung setibanya dari bandara.

Keluarga asal Amerika Serikat saat menikmati hidangan di Matcha Green Tea Marche, Tokyo.
Keluarga asal Amerika Serikat saat menikmati hidangan di Matcha Green Tea Marche, Tokyo.

Daya Tarik Influencer

Eric Gower, seorang importir matcha asal California, menilai lonjakan tren ini dipicu oleh besarnya pengaruh para influencer di media sosial.

Eric Gower, Pendiri Breakaway Matcha.
Eric Gower, Pendiri Breakaway Matcha.

Ia menyebut unggahan-unggahan tersebut membuat matcha sulit ditolak lewat narasi yang menjanjikan ketenangan, tubuh ideal, hingga gaya yang keren saat meminumnya. Baginya, ini adalah sebuah cerita indah yang sangat memikat.

Minuman matcha warna-warni di Instagram
Minuman matcha warna-warni di Instagram

Produsen Kewalahan Hadapi Lonjakan Permintaan

Tahun lalu, ekspor teh hijau Jepang melampaui 250 juta dolar, melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding satu dekade silam. Secara global, pasar matcha kini diperkirakan bernilai 4,2 miliar dolar.

Gunung Fuji dan hamparan ladang teh hijau di Prefektur Shizuoka
Gunung Fuji dan hamparan ladang teh hijau di Prefektur Shizuoka

Para pemasok di Jepang berjuang keras mengimbangi permintaan. Salah satunya CHATO di Prefektur Shizuoka, yang harus membangun pabrik baru guna menangani pesanan yang terus berdatangan.

Pasar ekspor utama perusahaan ini adalah Amerika Serikat dan Jerman, namun pimpinan Kato Shigeki mengungkapkan bahwa permintaan kini membanjir dari negara-negara lain. Sering kali, ia tak punya pilihan selain menolak pesanan tersebut.

Ketua CHATO, Kato Shigeki
Ketua CHATO, Kato Shigeki

Produksi teh sangat padat karya, sehingga sejumlah produsen Jepang mulai beralih ke otomatisasi untuk menyiasati krisis tenaga kerja yang kronis.

Gower mengungkapkan bahwa ia sempat diperingatkan di awal tahun mengenai potensi kendala stok. 'Ada banyak calon pembeli yang sudah siap dengan kartu kredit untuk mendapatkan matcha kualitas premium, namun kami tetap tidak bisa memenuhinya,' jelasnya.

Industri matcha Jepang kini menghadapi krisis tenaga kerja akibat populasi petani yang kian menua.
Industri matcha Jepang kini menghadapi krisis tenaga kerja akibat populasi petani yang kian menua.

Persaingan Baru yang Mengancam Harga

Krisis pasokan dan kelangkaan tenaga kerja bukan satu-satunya tantangan bagi Jepang. Munculnya produsen matcha dari Tiongkok, Korea Selatan, hingga Vietnam membuat persaingan industri ini kian sengit.

Proses penggilingan daun teh menjadi bubuk matcha.
Proses penggilingan daun teh menjadi bubuk matcha.

Profesor Nakamura Yoriyuki dari Universitas Shizuoka, pakar pertanian yang telah mengamati pasar matcha selama puluhan tahun, memperingatkan produsen domestik Jepang agar tetap waspada. Kehadiran para pemain baru di pasar global berisiko memicu penurunan harga secara drastis.

Daya Tarik Tradisi Upacara Teh

Walau demikian, industri dalam negeri Jepang masih unggul dalam aspek keaslian dan kualitas. Terlebih lagi, tradisi upacara teh atau 'sado' tetap menjadi daya tarik utama yang populer di kalangan wisatawan.

Takeda Rie, seorang master teh di Tokyo, mengungkapkan bahwa jumlah peserta upacaranya melonjak empat kali lipat dibanding tahun lalu. Sesi berdurasi satu jam ini ditujukan bagi mereka yang berselera tinggi, dan para peserta mendapatkan lebih dari sekadar suguhan minuman.

Pendiri Chazen, Takeda Rie
Pendiri Chazen, Takeda Rie

Rasa pahit matcha ini justru memperkuat aroma floral dan buah dari tehnya, alih-alih mendominasi atau menutupinya, ungkap seorang peserta asal Amerika Serikat.

Matcha yang kami gunakan disimpan selama enam bulan di dalam guci untuk proses pematangan, ujar Takeda. Hal itu menonjolkan kedalaman rasa yang sesungguhnya. Kami menawarkan pengalaman ini agar orang-orang bisa merasakan perbedaannya secara langsung.

Peserta menikmati sajian matcha.
Peserta menikmati sajian matcha.

Upacara Takeda berlangsung di ruang teh tradisional beralaskan tatami, menawarkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk kota. Pintu masuknya dibuat sangat rendah sehingga tamu harus merunduk saat masuk — sebuah desain yang bertujuan memupuk rasa rendah hati dan saling menghormati.

John LaDue dari NHK World (kanan) mengikuti salah satu upacara minum teh Takeda Rie.
John LaDue dari NHK World (kanan) mengikuti salah satu upacara minum teh Takeda Rie.

Dukungan Pemerintah Jepang

Lonjakan permintaan matcha global menempatkan produsen Jepang di persimpangan jalan. Dukungan kini mengalir dari pemerintah pusat melalui kementerian pertanian yang memberikan subsidi bagi petani untuk memperluas perkebunan teh atau mulai menanam varietas berkualitas matcha.

Keberhasilan ini akan sangat bergantung pada upaya menggenjot ekspor tanpa mengorbankan kualitas unggul yang selama ini membuat matcha Jepang begitu diminati dunia.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.