Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Mobil Amerika Masih Sulit Menembus Pasar Jepang

Rendahnya penjualan mobil Amerika di Jepang memicu debat mengenai hambatan non-tarif di tengah minat konsumen pada gaya dan tenaga mesin tertentu. Dealer di Prefektur Saitama membuktikan bahwa penyesuaian terhadap standar lokal sangat krusial untuk menarik minat pembeli Jepang.

NHK WORLD3 mnt

Bagikan Artikel

Mobil impor Amerika yang dipajang di dealer Prefektur Saitama Jepang

Visual Utama

Mobil Amerika Masih Sulit Menembus Pasar Jepang

Tutup
Mobil impor Amerika yang dipajang di dealer Prefektur Saitama Jepang

Memenuhi Standar Kendaraan Jepang

Sebuah perusahaan di utara Tokyo mengkhususkan diri pada mobil impor dan menjual sekitar 100 unit kendaraan Amerika setiap tahunnya.

Banyak pelanggan setia kembali datang karena menyukai gaya khas mobil Amerika dan performa mesinnya yang bertenaga.

Mobil impor yang dipasarkan di Prefektur Saitama
Mobil impor yang dipasarkan di Prefektur Saitama

Namun, karena adanya perbedaan standar kendaraan di kedua negara, mobil-mobil tersebut perlu dimodifikasi sebelum dipasarkan. Contohnya, lampu sein harus berwarna oranye. Seorang staf penjualan menuturkan bahwa persiapan impor dari AS memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Mobil Amerika Masih Sulit Menembus Pasar Jepang - visual artikel

Lolos Uji Keselamatan

Mobil di Jepang juga menjalani pemeriksaan keselamatan berdasarkan standar yang berlaku di 61 negara dan wilayah, termasuk Eropa, Korea Selatan, Thailand, dan Australia. Sertifikasi baru tidak diperlukan di Jepang jika mobil diimpor dari wilayah-wilayah tersebut.

Salah satu pengujian mengevaluasi dampak benturan terhadap pejalan kaki, khususnya pada bagian kepala. Namun, pengujian tersebut tidak diwajibkan di AS, sehingga mobil Amerika harus menjalani tes tambahan untuk memenuhi standar di Jepang.

Tak Sesuai Kebutuhan Pasar Jepang

Namun, ada pendapat bahwa itu bukan satu-satunya alasan mobil Amerika kurang populer. Fukao Sanshiro, analis industri otomotif, menyebut produsen mobil AS gagal memenuhi kebutuhan pasar Jepang.

Fukao Sanshiro, Executive Fellow, Itochu Research Institute
Fukao Sanshiro, Executive Fellow, Itochu Research Institute

Fukao menjelaskan banyak mobil AS berukuran besar sehingga kurang cocok dengan jalanan Jepang. Efisiensi bahan bakar yang rendah pun menjadi kendala utama, membuat kendaraan ini kurang diminati warga yang sering melewati gang-gang sempit di pemukiman mereka.

Merek AS Hanya Kuasai 0,3 Persen Penjualan Mobil di Jepang

Japan Automobile Importers Association mencatat sekitar 230.000 mobil asing diimpor dan terjual tahun lalu, atau sekitar lima persen dari total penjualan mobil baru. Dari jumlah itu, Mobil Amerika hanya menyumbang lebih dari 16.000 unit.

Mobil Amerika Masih Sulit Menembus Pasar Jepang - visual artikel

Pasar mobil impor didominasi merek-merek Jerman. Mercedes-Benz mencatat penjualan tertinggi dengan lebih dari 53.000 unit, disusul oleh BMW dan Volkswagen.

Produsen otomotif Jerman bergerak cepat dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Sebagai contoh, posisi kemudi di Jepang umumnya berada di sisi kanan. Namun, banyak merek Amerika tetap menggunakan setir kiri yang membuat konsumen lokal kurang berminat. Sebaliknya, produsen Jerman bergerak cepat dengan mengekspor kendaraan setir kanan.

Di antara jajaran produsen mobil Amerika Serikat, Jeep menjadi merek terlaris. Sementara itu, merek AS lainnya seperti Chevrolet, Cadillac, dan Ford hanya terjual beberapa ratus unit saja. Secara keseluruhan, mereka hanya mengisi ceruk pasar yang sangat kecil di Jepang.

Dominasi Jeep di Pasar Jepang

Sebuah diler Jeep di Tokyo
Sebuah diler Jeep di Tokyo

Jeep menempati peringkat ke-7 di antara jajaran produsen mobil asing dengan total penjualan melampaui 9.000 unit pada tahun lalu.

Para diler Jeep telah berupaya menyesuaikan diri dengan kebutuhan lokal. Mereka berfokus pada model yang lebih ringkas agar cocok dengan jalanan sempit di Jepang, serta memiliki kapasitas mesin kecil dengan tarif pajak yang lebih ringan. Kendaraan ini sudah memenuhi standar Jepang sejak tahap impor sehingga tidak memerlukan modifikasi tambahan.

Haruta Koji, manajer di diler tersebut, menyatakan bahwa mereka menyediakan kendaraan yang aman untuk dikendarai di jalanan Jepang bagi para pelanggan yang menggemari mobil Amerika.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.