Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Ketua ICC Tegaskan Mahkamah Tidak Akan Pernah Dikalahkan

Presiden Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Akane Tomoko menggelar konferensi pers pertama sejak AS mengumumkan sanksi terhadap dirinya. Ia menegaskan mahkamah tidak akan terintimidasi dan bertekad membela independensi lembaga tersebut.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Presiden Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Akane Tomoko saat memberikan keterangan dalam konferensi pers

Visual Utama

Ketua ICC Tegaskan Mahkamah Tidak Akan Pernah Dikalahkan

Tutup
Presiden Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Akane Tomoko saat memberikan keterangan dalam konferensi pers

Presiden Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Akane Tomoko menggelar konferensi pers untuk pertama kalinya sejak Amerika Serikat mengumumkan sanksi terhadap dirinya. Akane menegaskan tidak akan terintimidasi oleh ancaman tersebut dan akan mengupayakan segala cara untuk membela ICC agar dapat melanjutkan pekerjaannya tanpa gangguan.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Akane menyampaikan bahwa ICC tidak akan pernah dikalahkan. Ia menegaskan bahwa keadilan pasti dan harus ditegakkan, serta berjanji akan tetap teguh pada keyakinan tersebut.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengumumkan sanksi tersebut pekan lalu dengan tuduhan bahwa mahkamah telah menyalahgunakan wewenangnya. Akane merupakan hakim asal Jepang yang memimpin organisasi tersebut sejak 2024.

Sanksi yang dijatuhkan mencakup pembekuan aset apa pun yang dimiliki di AS.

Akane menyampaikan harapannya agar pemerintah Jepang berperan aktif melindungi mahkamah tersebut. Ia menyatakan semua pihak memahami hubungan erat yang terjalin lama antara Jepang dan AS.

Ia percaya Jepang, sebagai sekutu, akan melanjutkan dialog dengan AS untuk menjelaskan pentingnya serta keabsahan ICC sekaligus menghindari eskalasi lebih lanjut.

Akane menambahkan bahwa sanksi terhadap mahkamah tersebut tidak hanya berdampak pada ICC, melainkan juga merupakan krisis bagi supremasi hukum. Ia menilai situasi saat ini sangat serius karena penjatuhan sanksi terhadap lembaga itu sendiri kini menjadi sebuah pilihan, dan ia menyerukan dukungan dari para anggota mahkamah.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-08-26T13:47:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Video Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

iccakane tomokomahkamah pidana internasionalsanksi asjepangdonald trumpsupremasi hukum

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.