Polisi Jepang Keluarkan Lebih dari 7.000 Tilang untuk Bersepeda Ugal-ugalan
Polisi Jepang mengeluarkan lebih dari 7.000 tilang untuk bersepeda ugal-ugalan dalam tiga bulan sejak aturan lebih ketat berlaku. Pelanggaran paling umum adalah menggunakan ponsel pintar.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Polisi Jepang Keluarkan Lebih dari 7.000 Tilang untuk Bersepeda Ugal-ugalan
Polisi Jepang mengeluarkan lebih dari 7.000 tilang untuk bersepeda ugal-ugalan dalam tiga bulan sejak aturan lebih ketat berlaku. Pelanggaran paling umum adalah menggunakan ponsel pintar.
Aturan bersepeda baru mulai berlaku pada April untuk orang berusia 16 tahun ke atas. Pelanggar mendapat tilang biru dan menghadapi denda.
Dalam sebagian besar kasus, polisi memberikan bimbingan atau peringatan di tempat. Orang yang terus melanggar aturan didenda.
Badan Kepolisian Nasional menyatakan 7.159 tilang dikeluarkan dari April hingga Juni. Dari total tersebut, 2.812 karena menggunakan ponsel pintar, 2.706 karena tidak berhenti di garis berhenti, 686 karena mengabaikan lampu lalu lintas, dan 527 karena memasuki perlintasan kereta api saat palang sudah turun.
Badan tersebut mengatakan polisi memberikan bimbingan dan peringatan kepada sekitar 360.000 orang lainnya tanpa mengambil tindakan lebih lanjut. Kecelakaan serius atau fatal yang melibatkan sepeda tercatat sekitar 1.600.
Angka itu turun sekitar 120 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-01T00:36:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
