Informasi Palsu Menyebar di Media Sosial setelah Gempa di Jepang
Informasi palsu tentang gempa kuat di wilayah Kyushu menyebar di media sosial, termasuk foto lama dan klaim tanpa dasar. Masyarakat diimbau memverifikasi informasi dari lembaga publik.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Informasi Palsu Menyebar di Media Sosial setelah Gempa di Jepang
Informasi palsu tentang gempa kuat pada hari Selasa di wilayah Kyushu, barat daya Jepang, menyebar di media sosial. Di platform X, foto kerusakan dari gempa lama diposting dengan klaim bahwa itu berasal dari guncangan hari Selasa.
Postingan lain tanpa dasar ilmiah mengatakan bahwa gempa itu disebabkan secara buatan.
Postingan lain yang mengklaim gempa itu sudah diprediksi mendapat lebih dari tiga juta tayangan. Postingan itu muncul di akun yang hampir setiap hari membagikan prediksi gempa tanpa dasar.
Laporan palsu bahwa seekor singa kabur dari kebun binatang setelah gempa sempat diposting sementara, disertai foto singa yang diambil di luar negeri. Postingan serupa muncul setelah gempa besar di Prefektur Kumamoto pada 2016.
Orang yang bertanggung jawab atas postingan 10 tahun lalu ditangkap atas dugaan mengganggu usaha dengan cara curang.
Informasi palsu dapat memengaruhi upaya penanggulangan bencana. Masyarakat diimbau memeriksa informasi yang dikeluarkan lembaga publik.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-28T13:51:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
