Jumlah Penyintas Bom Atom Jepang Turun Menjadi Sekitar 91.000
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang mengatakan jumlah penyintas pengeboman atom Hiroshima dan Nagasaki tahun ini turun menjadi sedikit di atas 91.000. Rata-rata usia mereka kini 86,66 tahun.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Jumlah Penyintas Bom Atom Jepang Turun Menjadi Sekitar 91.000
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang mengatakan jumlah penyintas pengeboman atom Hiroshima dan Nagasaki tahun ini turun menjadi sedikit di atas 91.000.
Kementerian itu setiap tahun menghimpun jumlah dan informasi lain tentang mereka yang disertifikasi sebagai hibakusha karena terpapar radiasi dari pengeboman atom pada Agustus 1945 dan tinggal di Jepang.
Kementerian menyebutkan ada 91.105 hibakusha pada akhir Maret. Jumlah itu 8.025 lebih sedikit dibandingkan setahun sebelumnya.
Rata-rata usia mereka adalah 86,66 tahun, naik 0,53 tahun dibandingkan setahun sebelumnya.
Menurut prefektur, Hiroshima memiliki jumlah penyintas terbanyak dengan 44.645 orang, disusul Nagasaki dengan 21.367. Fukuoka memiliki 3.663 penyintas, Tokyo 3.060, dan Osaka 2.959.
Seiring bertambahnya usia para hibakusha, semakin sulit meneruskan ingatan tentang pengeboman itu dan memajukan upaya penghapusan senjata nuklir.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-01T09:58:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
