Nihon Hidankyo: Kengerian Senjata Nuklir Belum Sepenuhnya Diketahui Dunia
Kelompok penyintas bom atom Jepang, Nihon Hidankyo, memperingatkan bahwa kengerian senjata nuklir masih belum dipahami sepenuhnya saat organisasi tersebut merayakan hari jadi ke-70.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Nihon Hidankyo: Kengerian Senjata Nuklir Belum Sepenuhnya Diketahui Dunia
Nihon Hidankyo, kelompok penyintas bom atom Jepang, menyatakan bahwa kengerian bom nuklir masih belum sepenuhnya diketahui oleh dunia. Kelompok yang juga dikenal sebagai Federasi Organisasi Korban Bom Atom dan Hidrogen Jepang ini mengadakan pertemuan umum di Tokyo pada Rabu, yang dihadiri sekitar 90 peserta.
Tahun ini menandai 70 tahun sejak yayasan tersebut didirikan. Atas dedikasinya dalam menyuarakan perdamaian, kelompok ini dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2024.
Dalam pidato pembukaannya, Co-Chairperson Mimaki Toshiyuki mengatakan bahwa saat mencapai tonggak sejarah 70 tahun ini, para anggota harus memikirkan posisi pemerintah Jepang dan ke mana arah kebijakan negara selanjutnya.
Mimaki juga menekankan bahwa kelompok tersebut terus menyerukan penghapusan senjata nuklir dan kompensasi negara bagi para korban pengeboman atom. Namun, ia menyayangkan karena tujuan-tujuan tersebut hingga kini belum tercapai.
Sekretaris Jenderal Hamasumi Jiro turut menyoroti Konferensi Peninjauan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir pada bulan Mei lalu, yang gagal menyepakati dokumen akhir untuk ketiga kalinya. Ia menilai negara-negara kekuatan nuklir tidak menunjukkan rasa urgensi, sehingga terdapat kesenjangan besar antara mereka dan para penyintas bom atom.
Hamasumi juga mengungkapkan rasa frustrasi dan kemarahan atas situasi tersebut, serta menyebutkan bahwa "tabu nuklir" kini mulai terguncang. Ia mengajak para peserta untuk terus menyuarakan masyarakat tanpa perang atau senjata nuklir agar tidak ada lagi penyintas bom atom baru di masa depan.
Pertemuan umum ini akan dilanjutkan pada Kamis. Para peserta berencana untuk membahas kebijakan aksi untuk tahun fiskal ini serta menentukan arah masa depan organisasi tersebut.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-06-17T09:59:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
