Penjaga Pantai China Klaim Yurisdiksi di dalam ZEE Jepang
Dua kapal Penjaga Pantai China memasuki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang di lepas pantai Okinawa dan mengeklaim perairan tersebut sebagai wilayah yurisdiksi China.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Penjaga Pantai China Klaim Yurisdiksi di dalam ZEE Jepang
Penjaga Pantai Jepang melaporkan bahwa awak dua kapal Penjaga Pantai China yang berlayar di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang di lepas pantai Okinawa mengeklaim perairan tersebut berada di bawah yurisdiksi China melalui komunikasi radio. Pejabat Jepang meyakini ini adalah pertama kalinya kapal pemerintah China melontarkan klaim yurisdiksi di wilayah tersebut.
Menurut keterangan sumber terkait, kedua kapal tersebut memasuki ZEE Jepang di selatan Pulau Yonaguni, Prefektur Okinawa, pada 3 Juni setelah berlayar dari timur Taiwan. Saat menanggapi panggilan radio dari pihak Jepang, awak kapal China menyatakan bahwa mereka sedang melakukan patroli rutin di dalam wilayah yurisdiksi China.
Penjaga Pantai China sebelumnya menyatakan pada 1 Juni bahwa mereka melakukan patroli di timur Taiwan sebagai respons atas rencana Jepang dan Filipina untuk memulai negosiasi penetapan batas maritim di perairan tersebut. Pejabat China mengeklaim langkah tersebut "melanggar secara serius kedaulatan teritorial serta hak dan kepentingan maritim China".
Sebagai latar belakang, pemimpin Jepang dan Filipina mengeluarkan pernyataan bersama pada 28 Mei untuk mengumumkan negosiasi formal mengenai batas maritim kedua negara. Pemerintah Jepang menegaskan bahwa kesepakatan batas apa pun nantinya akan mendefinisikan hak dan kewajiban masing-masing pihak tanpa mengikat pihak ketiga secara hukum atau melanggar hukum internasional.
Data dari situs pelacakan kapal Marine Traffic menunjukkan kedua kapal China tersebut berada di selatan Pulau Yonaguni antara 3 Juni hingga 8 Juni. Salah satu kapal berangkat dari pelabuhan di Provinsi Zhejiang pada 30 Mei dan bergerak ke selatan sebelum berbelok ke timur saat melewati Taiwan pada 1 Juni.
Kapal tersebut memasuki ZEE Jepang pada pagi hari tanggal 3 Juni dan berlayar ke arah utara hingga mencapai titik sekitar 80 kilometer di selatan Pulau Yonaguni pada sore hari berikutnya. Kapal itu diyakini telah sempat keluar dari zona tersebut sebelum berbalik ke selatan.
Hingga tanggal 8 Juni, kedua kapal tersebut dilaporkan masih berada di perairan sekitarnya.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-06-08T22:18:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
