Pimpinan Parlemen Jepang Ajukan Rencana Amandemen Aturan Suksesi Kekaisaran
Pimpinan Parlemen Jepang menyiapkan draf proposal untuk mempertahankan jumlah anggota Keluarga Kekaisaran, termasuk mengizinkan putri yang menikah dengan warga sipil tetap menyandang status bangsawan.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Pimpinan Parlemen Jepang Ajukan Rencana Amandemen Aturan Suksesi Kekaisaran
Pimpinan Majelis Tinggi dan Majelis Rendah Jepang bersiap mengajukan draf proposal mengenai garis suksesi Kekaisaran seiring dengan terus berkurangnya jumlah anggota keluarga kekaisaran. Draf ini menegaskan komitmen legislatif untuk memastikan urutan suksesi dari Kaisar Naruhito kepada adiknya, Putra Mahkota Akishino, dan keponakannya, Pangeran Hisahito.
Terdapat dua usulan utama dalam draf tersebut untuk mengatasi penyusutan jumlah anggota keluarga. Pertama, mengubah aturan yang saat ini mewajibkan putri Jepang meninggalkan status kekaisaran dan menjadi warga sipil setelah menikah dengan orang di luar keluarga istana.
Proposal ini akan mengizinkan mereka tetap menjadi anggota Keluarga Kekaisaran setelah menikah.
Meski demikian, draf tersebut belum menetapkan apakah pasangan dan anak-anak dari para putri tersebut nantinya akan otomatis menjadi anggota Keluarga Kekaisaran atau tidak.
Usulan kedua menyarankan agar Keluarga Kekaisaran diperbolehkan mengadopsi keturunan laki-laki dari garis keturunan laki-laki mantan anggota keluarga kekaisaran yang statusnya dihapus setelah Perang Dunia II.
Pimpinan kedua majelis parlemen telah menyepakati draf ini setelah berkonsultasi dengan berbagai partai dan kelompok parlementer di Diet (Parlemen Jepang). Rencana ini akan dipresentasikan secara formal pada hari Senin sebelum dilanjutkan dalam pembicaraan lebih mendalam pada hari Rabu.
Pimpinan Diet menargetkan proposal ini dapat diajukan kepada pemerintah sebagai 'konsensus legislatif' guna mempercepat revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-06-08T07:31:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
