Pemerintah Jepang Targetkan Pengurangan Korban Jiwa Gempa Tokyo hingga Lebih dari Separuh
Pemerintah Jepang menyusun draf program 10 tahun untuk mengurangi dampak gempa besar di Tokyo, dengan target menurunkan estimasi jumlah korban jiwa hingga lebih dari separuh.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Pemerintah Jepang Targetkan Pengurangan Korban Jiwa Gempa Tokyo hingga Lebih dari Separuh
Pemerintah Jepang telah menyusun rancangan rencana dasar kesiapsiagaan bencana yang baru dengan program berjangka 10 tahun. Program ini bertujuan mengurangi lebih dari separuh potensi jumlah korban jiwa akibat gempa bumi besar yang dikhawatirkan melanda wilayah tepat di bawah Tokyo.
Pada Desember lalu, sebuah panel pemerintah meninjau estimasi kerugian manusia dan kerusakan bangunan akibat gempa. Angka terbaru menunjukkan bahwa dalam skenario terburuk, gempa bumi tersebut dapat mengakibatkan 18.000 orang meninggal dunia serta menghancurkan atau menghanguskan sekitar 402.000 bangunan.
Sebagai respons atas risiko tersebut, pemerintah berupaya merevisi rencana dasarnya yang memaparkan target mitigasi bencana dan langkah-langkah kesiapsiagaan.
Rancangan rencana tersebut memprioritaskan upaya pencegahan kebakaran, yang diperkirakan menjadi penyebab sekitar 70 persen dari total kematian dan kehancuran bangunan.
Salah satu langkah yang diusulkan melibatkan pemasangan pemutus arus listrik (circuit breaker) peka gempa yang secara otomatis memutus pasokan listrik saat mendeteksi getaran kuat untuk mencegah kebakaran.
Targetnya adalah memasang perangkat tersebut di sebagian besar bangunan di wilayah tertentu pada 10 prefektur, termasuk seluruh wilayah Tokyo serta prefektur tetangga seperti Kanagawa, Saitama, dan Chiba.
Target baru ini jauh lebih ambisius dibandingkan target pemasangan 25 persen yang ditetapkan pada tahun 2015. Selain itu, draf tersebut juga bertujuan meningkatkan ketahanan gempa pada sebagian besar rumah tinggal.
Pemerintah diperkirakan akan merilis rencana dasar yang telah diperbarui ini setelah mendapatkan persetujuan Kabinet. Sementara itu, pemerintah juga akan meninjau rencana kelangsungan operasional (operational continuity plan) internal mereka.
Versi revisi rencana tersebut kemungkinan akan mengatur pemindahan sementara fungsi kementerian dan lembaga negara ke lokasi lain jika diperlukan saat keadaan darurat.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-05-29T02:20:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
