Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Naik Menjadi 35 Seiring Upaya Penyelamatan Berlanjut
Pejabat di Prefektur Kumamoto, barat daya Jepang, menyatakan jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat pada hari Selasa telah mencapai 35. Pencarian penyintas masih berlanjut, dan jumlah korban tewas bisa bertambah.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Naik Menjadi 35 Seiring Upaya Penyelamatan Berlanjut
Pejabat di Prefektur Kumamoto di barat daya Jepang menyatakan jumlah korban tewas setelah gempa dahsyat pada hari Selasa telah mencapai 35. Mereka masih mengonfirmasi apakah semua kematian itu dapat langsung dikaitkan dengan gempa tersebut.
Pencarian penyintas terus berlanjut, dan jumlah korban tewas bisa naik lagi.
Getaran itu berkekuatan magnitudo 7,1 dan intensitas 7 pada skala Jepang, yang merupakan tingkat tertinggi. Ratusan gempa lebih kecil telah terjadi sejak saat itu.
Di Kota Hikawa, yang berpenduduk sekitar 10.000 orang, lebih dari 120 rumah dan bangunan lainnya hancur total. Di Kota Kashima, sekitar 20 kilometer jauhnya, operasi penyelamatan di pusat perbelanjaan Aeon Mall Kumamoto masih berlanjut.
Mal itu hancur parah akibat ledakan besar. Dua belas orang telah dikeluarkan dari lokasi.
Tujuh orang meninggal dan sisanya terluka. Pengecer Aeon mengatakan ledakan terjadi di sisi selatan mal sekitar 80 menit setelah gempa.
Lantai dua rusak parah. Perusahaan itu menyatakan penyebab pastinya belum ditentukan.
Namun pihaknya meyakini penjelasan yang paling mungkin adalah ledakan gas.
Seorang pekerja di mal itu mengatakan staf diizinkan kembali ke dalam bangunan secara berkelompok untuk mengambil kunci mobil dan rumah. Ia mengatakan ledakan terjadi sekitar dua menit setelah ia meninggalkan bangunan.
Ia mendengar suara gemuruh, dan melihat apa yang tampak seperti abu datang ke arahnya.
Pejabat mengatakan 11 orang terjebak setelah cerobong asap di pabrik Nippon Paper Industries di Kota Yatsushiro roboh. Semua telah dikeluarkan, tetapi sembilan orang meninggal.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan aktivitas seismik masih berlanjut di wilayah yang luas. Badan itu memperingatkan bahwa guncangan kuat bisa terjadi, tergantung ukuran dan lokasi getaran di masa mendatang.
Pejabat mengatakan masih ada peningkatan risiko guncangan besar, terutama dalam beberapa hari mendatang.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-07-31T03:45:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

