Prefektur Kumamoto Memperingati Satu Minggu sejak Gempa Magnitudo 7,1
Warga Prefektur Kumamoto memperingati satu minggu sejak gempa magnitudo 7,1 yang menewaskan puluhan orang dan merusak ribuan rumah, di tengah gelombang panas dan bantuan darurat pemerintah.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Prefektur Kumamoto Memperingati Satu Minggu sejak Gempa Magnitudo 7,1
Warga di Prefektur Kumamoto, Jepang, memperingati satu minggu sejak gempa kuat melanda wilayah itu, menyebabkan kematian dan kerusakan pada ribuan rumah. Gempa magnitudo 7,1 pada 28 Juli mencatat intensitas 7 di Kota Uki dan Kota Hikawa.
Tingkat itu adalah yang tertinggi pada skala seismik Jepang. Intensitas 6 atas tercatat di Kota Yatsushiro dan beberapa kota lainnya, termasuk Kota Kashima, di mana ledakan terjadi di Aeon Mall Kumamoto setelah gempa.
Hingga pukul 07.30 Selasa, Prefektur Kumamoto telah mengonfirmasi 38 kematian, termasuk satu yang hubungannya dengan bencana masih diselidiki. Lebih dari 8.200 orang mengungsi di 150 tempat penampungan di prefektur itu.
Lebih dari 12.270 rumah mengalami kerusakan, termasuk 700 yang hancur. Hingga pukul 14.00 Senin, sekitar 45.280 rumah tangga masih tanpa air.
Panas terik menguras tenaga warga di daerah itu. Suhu melampaui 40 derajat Celsius pada Senin, memecahkan rekor panas prefektur.
Pada Selasa, suhu tertinggi siang hari diperkirakan mencapai 37 derajat di Kota Kumamoto dan 36 di Kota Hitoyoshi. Warga diimbau mengambil segala pencegahan terhadap heatstroke.
Mereka sebaiknya menghindari pekerjaan pembersihan di luar ruangan pada jam-jam terpanas dan tetap di tempat yang sejuk.
Aktivitas seismik tetap tinggi di wilayah itu. Sejak gempa minggu lalu, lebih dari 390 guncangan yang terasa telah tercatat hingga pukul 10.00 Selasa.
Gempa magnitudo 7,1 diyakini melibatkan dislokasi sebagian zona sesar Hinagu. Profesor Yagi Yuji dari Universitas Tsukuba menyarankan kewaspadaan.
Ahli seismologi itu menunjuk adanya sesar aktif yang tidak bergerak kali ini. Yagi mengatakan probabilitas gempa lain menurun seiring waktu, tetapi dalam jangka menengah hingga panjang, sepenuhnya mungkin sesar aktif di dekatnya menyebabkan gempa besar.
Ia mengatakan penting mempersiapkan diri menghadapi bencana, seperti meningkatkan ketahanan bangunan terhadap gempa.
Pemerintah Jepang telah menyetujui penggunaan lebih dari 24 miliar yen dari dana kontinjensi untuk memenuhi kebutuhan mendesak di komunitas yang diluluhlantakkan gempa kuat minggu lalu di Kumamoto. Penggunaan jumlah itu, senilai sekitar 153 juta dolar, dari dana cadangan disetujui dalam rapat Kabinet Selasa.
Pemerintah berencana menggunakan sekitar 15,2 juta dolar, atau sepersepuluh dari total, untuk segera menyediakan pasokan ke daerah bencana. Pasokan akan mencakup air minum, makanan, dan pendingin udara portabel, dan akan diperoleh serta dikirim tanpa menunggu permintaan spesifik dari pemerintah daerah.
Sekitar 7,6 juta dolar akan digunakan untuk membantu pemerintah daerah menyiapkan hunian sementara bagi pengungsi, sementara sisanya sekitar 130 juta dolar akan digunakan untuk memulihkan jalan yang terdampak. Bagian dari Kyushu Expressway tetap ditutup sejak gempa.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-04T07:42:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
