Tradisi Adu Banteng Jepang Digelar Kembali di Prefektur Niigata
Kota Ojiya menyelenggarakan laga pembuka musim adu banteng tradisional yang melibatkan 36 ekor banteng dan menarik perhatian sekitar 1.000 penonton.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Tradisi Adu Banteng Jepang Digelar Kembali di Prefektur Niigata
Penonton memadati Kota Ojiya di Prefektur Niigata pada hari Minggu untuk menyaksikan banteng-banteng saling beradu tanduk dalam tradisi adu banteng Jepang. Acara ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Penting oleh pemerintah setempat.
Kota Ojiya dan Nagaoka di wilayah Jepang tengah menyelenggarakan beberapa pertandingan setiap tahun selama musim berlangsung.
Ojiya mengadakan acara pertama tahun ini pada hari Minggu yang melibatkan 36 ekor banteng. Dalam pertandingan tersebut, dua ekor banteng saling berhadapan, mengunci tanduk, dan saling mendorong sementara para pawang meneriakkan sorakan penyemangat.
Setiap pertarungan diakhiri dengan hasil imbang guna mencegah hewan-hewan tersebut mengalami cedera.
Sekitar 1.000 orang hadir dalam acara tersebut. Seorang pengunjung berusia 80-an tahun mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ia menyaksikan tradisi itu dan ia bisa merasakan langsung dampak kuat dari benturan yang terjadi.
Seorang pejabat dari kelompok promosi tradisi adu banteng menyatakan keinginannya agar acara ini semakin dikenal luas. Kota tersebut akan mengadakan pertandingan rutin setiap bulan hingga November mendatang.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-05-04T02:11:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
