Kota Wisata Samurai di Akita Ingatkan Pengunjung Soal Potensi Kemunculan Beruang
Pemerintah Kota Semboku mengeluarkan peringatan bagi wisatawan di distrik bersejarah Kakunodate menyusul lonjakan penampakan beruang. Jumlah laporan kemunculan beruang di Prefektur Akita tercatat meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Kota Wisata Samurai di Akita Ingatkan Pengunjung Soal Potensi Kemunculan Beruang
Kota Semboku di Prefektur Akita, Jepang utara, mengimbau para pengunjung di situs wisata populer Kakunodate untuk waspada terhadap potensi pertemuan dengan beruang. Peringatan ini muncul saat distrik yang dikenal dengan kompleks kediaman samurai bersejarah tersebut sedang dipadati wisatawan yang ingin menikmati puncak mekarnya bunga sakura.
Berdasarkan data pemerintah setempat, terdapat 232 laporan penampakan beruang di prefektur tersebut antara 1 April hingga siang hari pada 23 April. Angka ini mencapai sekitar 3,7 kali lipat dibandingkan jumlah yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu.
Pada Oktober tahun lalu, petugas sempat melumpuhkan dua ekor beruang di distrik samurai tersebut dalam operasi darurat yang diizinkan otoritas lokal.
Sejak musim gugur lalu, Kota Semboku telah memasang poster peringatan di sembilan lokasi strategis, termasuk area toilet di dekat lokasi wisata. Poster yang tersedia dalam bahasa Jepang, Inggris, dan Mandarin tersebut memuat panduan keselamatan jika bertemu beruang, seperti melindungi bagian kepala dan mundur perlahan tanpa melepaskan pandangan dari hewan tersebut.
Pejabat Kota Semboku, Taguchi Satomi, menyatakan bahwa pihaknya akan segera memberikan peringatan kepada wisatawan melalui media sosial dan kendaraan pengeras suara jika ada beruang yang terlihat. Pusat informasi wisatawan di depan Stasiun JR Kakunodate juga turut aktif memberikan edukasi bagi pengunjung.
Staf pusat informasi melaporkan bahwa sejumlah wisatawan mancanegara mulai membeli lonceng pengusir beruang yang dijual di sana. Kadowaki Mikako dari asosiasi pariwisata setempat menambahkan bahwa banyak turis baru menyadari potensi risiko ini setelah melihat poster.
Wisatawan kini disarankan untuk menghindari area semak atau pegunungan serta membawa benda yang dapat mengeluarkan suara sebagai tindakan pencegahan.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-23T07:35:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
