Pemerintah Jepang Setujui Draf Revisi Undang-Undang Pangan untuk Menjaga Pasokan Beras
Pemerintah Jepang menyetujui draf revisi undang-undang pangan pokok untuk memperlancar distribusi cadangan beras saat pasokan menipis. Revisi ini juga mewajibkan distributor besar dan pedagang grosir menyimpan stok beras serta mematuhkan instruksi pemerintah.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Pemerintah Jepang Setujui Draf Revisi Undang-Undang Pangan untuk Menjaga Pasokan Beras
Pemerintah Jepang mengadopsi draf revisi undang-undang pangan pokok untuk memperlancar distribusi cadangan beras saat terjadi kekurangan pasokan. Draf perubahan atas Undang-Undang Stabilitas Pasokan, Permintaan, dan Harga Pangan Pokok itu disetujui dalam rapat Kabinet pada Jumat.
Pemerintah menyimpan cadangan beras berdasarkan undang-undang tersebut untuk mengantisipasi penurunan besar produksi dan situasi darurat lainnya. Tahun lalu, pemerintah melepas beras cadangan ketika pasokan komoditas pokok itu menipis, tetapi distribusinya ke pasar berjalan lambat karena prosedur dan pemeriksaan memerlukan waktu.
Dalam revisi tersebut, distributor besar dan pedagang grosir yang rutin menangani beras akan diwajibkan menyimpan stok. Mereka dapat didenda hingga 100 juta yen, atau sekitar 627.000 dolar AS, jika tidak mematuhi instruksi pemerintah, termasuk perintah untuk melepas stok cadangan beras.
Cadangan wajib milik perusahaan swasta ini dibatasi sekitar seperempat dari stok cadangan pemerintah. Draf revisi juga menyebut produsen beras perlu secara proaktif menyesuaikan produksi dengan permintaan, yang berarti pemerintah dapat mendorong pengurangan produksi saat permintaan turun.
Namun, Menteri Pertanian Suzuki Norikazu menegaskan klausul itu bertujuan meningkatkan permintaan sekaligus produksi beras. Ia mengatakan pemerintah akan berkomitmen penuh untuk mendorong permintaan beras semaksimal mungkin untuk semua penggunaan, termasuk beras konsumsi.
Pemerintah menargetkan revisi undang-undang itu disahkan dalam sidang Diet saat ini.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-04-03T07:14:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.


