Jepang Mulai Lepaskan Cadangan Minyak Sektor Swasta pada Senin
Pemerintah Jepang mulai mengeluarkan cadangan minyak dari stok wajib sektor swasta guna menjaga stabilitas pasokan. Langkah ini merespons ketegangan terkait Iran yang mengancam jalur transportasi minyak mentah di Selat Hormuz.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Jepang Mulai Lepaskan Cadangan Minyak Sektor Swasta pada Senin
Mulai Senin, pemerintah Jepang akan melepaskan cadangan minyak dari stok yang wajib disimpan oleh perusahaan-perusahaan sektor swasta. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan produk minyak bumi di tengah ketegangan terkait Iran yang memicu kekhawatiran terhadap kelancaran transportasi minyak mentah.
Perusahaan grosir minyak dan distributor lainnya di Jepang diwajibkan untuk menyimpan cadangan minyak yang setara dengan 70 hari rata-rata konsumsi harian. Pemerintah akan mulai melepaskan cadangan setara 15 hari dari stok swasta tersebut, dan selanjutnya berencana mengeluarkan cadangan negara yang setara dengan satu bulan konsumsi.
Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) menyatakan bahwa jumlah kapal tanker yang tiba di Jepang diperkirakan akan menurun tajam mulai Jumat akibat blokade de facto di Selat Hormuz. Sebelumnya pada Rabu, negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) telah sepakat secara bulat untuk melepaskan cadangan minyak darurat dalam jumlah rekor secara terkoordinasi.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-15T18:18:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
