Mahkamah Agung Jepang Menolak Kasasi Kimura Ryuji; Hukuman 10 Tahun atas Serangan terhadap Fumio Kishida Ditetapkan
Mahkamah Agung Jepang menolak upaya kasasi Kimura Ryuji dalam kasus pelemparan bahan peledak buatan sendiri ke arah Perdana Menteri Fumio Kishida pada 2023.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Mahkamah Agung Jepang Menolak Kasasi Kimura Ryuji; Hukuman 10 Tahun atas Serangan terhadap Fumio Kishida Ditetapkan
Pada April 2023, saat Fumio Kishida mengunjungi pelabuhan ikan di Wakayama, Jepang Barat, untuk kampanye seorang kandidat, Kimura Ryuji yang berusia 27 tahun melemparkan alat peledak rakitan sendiri yang mengakibatkan dua orang terluka.
Kimura didakwa atas lima perkara, termasuk percobaan pembunuhan dan pelanggaran undang-undang terkait bahan peledak. Ia menyatakan tidak bermaksud membunuh atau menyengaja melukai siapa pun, dan tidak menganggap ledakan itu akan melukai orang.
Pada Februari tahun lalu, Pengadilan Distrik Wakayama menilai Kimura tetap memiliki niat untuk membunuh karena ia sadar ada kemungkinan orang bisa meninggal atau terluka ketika melempar bahan peledak itu. Pengadilan juga menegaskan bahwa serangan terhadap seorang perdana menteri yang sedang menjabat menimbulkan rasa cemas yang berat di masyarakat.
Pada tingkat banding kedua, Pengadilan Tinggi Osaka menolak permohonan Kimura. Ia kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung Jepang, yang juga menolak bandingnya.
Dengan demikian, hukuman 10 tahun penjara dinyatakan final.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-30T13:20:01.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

