Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Pengacara Ajukan Banding atas Vonis Seumur Hidup Penembak Mantan PM Shinzo Abe

Tim pembela Yamagami Tetsuya mengajukan banding atas hukuman seumur hidup dalam kasus pembunuhan mantan PM Jepang Shinzo Abe guna mengoreksi putusan yang dinilai tidak adil.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Visual Tidak DisediakanNHK WORLD

Tanpa Visual Pendamping

Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual

Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.

Domestik4 Feb 2026

Tim pembela Yamagami Tetsuya resmi mengajukan banding ke Pengadilan Distrik Nara pada Rabu atas vonis penjara seumur hidup yang dijatuhkan pada Januari lalu. Yamagami dinyatakan bersalah dalam kasus penembakan fatal yang menewaskan mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe.

Sumber menyebutkan bahwa terdakwa yang kini berusia 45 tahun itu tidak menunjukkan kekecewaan besar atas hukumannya, namun menyetujui langkah banding tersebut.

Pemimpin tim pembela, Furukawa Masaaki, menyatakan bahwa banding diajukan untuk memperbaiki putusan yang dinilai tidak adil setelah berdiskusi dengan terdakwa. Para pengacara mengkritik pengadilan distrik karena dianggap mengabulkan seluruh argumen jaksa penuntut secara utuh tanpa mempertimbangkan pembelaan secara mendalam.

Yamagami dituduh membunuh Abe menggunakan senjata api rakitan pada Juli 2022 saat mantan perdana menteri itu sedang memberikan pidato kampanye di Kota Nara. Salah satu pokok sengketa utama dalam persidangan adalah sejauh mana latar belakang kehidupan terdakwa harus dipertimbangkan dalam menentukan beratnya hukuman.

Tim pembela menjelaskan bahwa keluarga terdakwa jatuh ke dalam kesulitan finansial yang parah setelah ibunya memberikan sumbangan besar kepada kelompok keagamaan yang dikenal luas sebagai Gereja Unifikasi. Namun, pengadilan distrik sebelumnya memutuskan bahwa latar belakang kehidupan Yamagami tidak dianggap sebagai faktor utama dalam kasus ini.

Dalam sidang banding di Pengadilan Tinggi Osaka mendatang, poin ini akan kembali ditelaah. Selain itu, pengadilan juga akan memeriksa apakah penggunaan senjata api rakitan dalam insiden tersebut memenuhi kriteria pelanggaran terhadap undang-undang pengendalian senjata api di Jepang.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-02-04T04:56:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.