Takaichi dan Trump Bahas Iran dan Ekonomi di KTT
Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae dan Presiden AS Donald Trump mengakhiri pertemuan puncak mereka di Washington dengan membahas Selat Hormuz, keamanan energi, dan investasi Jepang di Amerika Serikat. Keduanya juga menegaskan kerja sama di bidang rantai pasokan dan stabilitas kawasan.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Takaichi dan Trump Bahas Iran dan Ekonomi di KTT
Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae dan Presiden AS Donald Trump telah mengakhiri pertemuan puncak mereka di Washington. Mereka membahas berbagai topik, termasuk aliran minyak melalui Selat Hormuz di Timur Tengah dan investasi Jepang di Amerika Serikat.
Ini merupakan pertemuan tatap muka kedua mereka sejak Oktober lalu di Tokyo.
Takaichi mengatakan bahwa ia menantikan diskusi tentang bagaimana Jepang dan Amerika Serikat dapat bekerja sama untuk membuat kedua negara menjadi lebih kuat dan sejahtera. Trump mengatakan bahwa Jepang memperoleh lebih dari 90 persen minyaknya melalui Selat Hormuz, sehingga hal itu menjadi alasan besar untuk meningkatkan kerja sama.
Ia menambahkan bahwa pembahasan hari itu sebagian besar akan berfokus pada perdagangan.
Saat seorang wartawan bertanya mengapa AS tidak memberi tahu sekutu sebelum serangan terhadap Iran, Trump bercanda dengan menyinggung serangan Jepang ke Pearl Harbor pada 1941. Ia mengatakan bahwa mereka tidak memberi tahu siapa pun karena ingin mengejutkan lawan, lalu melontarkan komentar tentang Pearl Harbor.
Kedua pemimpin berdiskusi selama sekitar satu setengah jam. Setelah pertemuan, Takaichi mengatakan bahwa mereka telah mengonfirmasi banyak bidang kerja sama.
Ia menyampaikan pandangan Jepang, termasuk perlunya meredakan situasi sesegera mungkin. Keduanya menegaskan bahwa Jepang dan Amerika Serikat akan terus menjaga komunikasi erat untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, termasuk memastikan keselamatan pelayaran di Selat Hormuz dan pasokan energi yang stabil.
Takaichi mengatakan bahwa ia menjelaskan kepada Trump tindakan yang bisa dan tidak bisa diambil Jepang dalam kerangka hukum domestik. Ia juga menyebut bahwa kedua negara sepakat bekerja sama untuk meningkatkan produksi minyak di AS, dengan rencana peningkatan output dari Alaska.
Dalam putaran kedua investasi di bawah kesepakatan tahun lalu, Jepang akan menanamkan 550 miliar dolar ke ekonomi AS. Ada tiga rencana kandidat senilai hingga 73 miliar dolar, yaitu pembangunan reaktor modular kecil di Tennessee dan Alabama, serta pembangkit listrik berbahan bakar gas alam di Pennsylvania dan Texas.
Dokumen bersama menyebut investasi itu akan membantu memperkuat keamanan ekonomi kedua negara.
Kedua pemimpin juga menegaskan kembali inisiatif jangka pendek untuk memperluas rantai pasokan tepercaya bagi industri-industri penting. Mereka mengatakan akan mempercepat penelitian dan pengembangan bersama atas sumber daya mineral kritis di laut dalam.
Mereka juga menegaskan komitmen terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sebagai unsur penting keamanan regional.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-20T06:15:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.


