Jepang Evakuasi Lebih dari 100 Warganya dari Timur Tengah, Penerbangan Pertama Bertolak dari Oman
Pesawat carter pemerintah Jepang telah meninggalkan Oman dengan membawa lebih dari 100 warga yang tertahan di Timur Tengah. Pemerintah kini menyiapkan penerbangan tambahan karena jumlah pendaftar evakuasi melebihi perkiraan.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Pesawat carter yang disewa pemerintah Jepang untuk mengevakuasi wisatawan dan warga lainnya yang tertahan di Timur Tengah telah bertolak dari Oman.
Sumber dari Kementerian Luar Negeri menyebutkan bahwa penerbangan ini membawa lebih dari 100 orang dan diperkirakan tiba di Jepang paling cepat pada Minggu malam.
Pemerintah saat ini tengah berupaya memindahkan warga negara Jepang yang ingin meninggalkan Kuwait, Bahrain, Qatar, atau Uni Emirat Arab ke lokasi di Oman dan Arab Saudi untuk kemudian diterbangkan kembali ke Jepang.
Penerbangan carter lainnya dijadwalkan berangkat dari Arab Saudi pada hari Senin mendatang.
Sebanyak 84 warga Jepang dan warga lainnya telah dibawa menggunakan bus dari Kuwait menjelang keberangkatan tersebut.
Pengaturan serupa juga sedang disiapkan untuk mengevakuasi warga yang berada di Bahrain dan Qatar.
Pemerintah menyatakan bahwa jumlah warga yang ingin dievakuasi ternyata lebih banyak dari perkiraan semula dan mungkin melampaui kapasitas pesawat, sehingga otoritas terkait tengah menyiapkan penerbangan tambahan.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-08T05:39:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.