Pemenang Nobel Jepang Desak Dukungan Jangka Panjang untuk Riset Dasar
Dua peraih Hadiah Nobel asal Jepang menyerukan pentingnya dukungan dana berkelanjutan bagi penelitian dasar dan sistem yang mendukung fokus para peneliti muda.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Dua peraih Hadiah Nobel asal Jepang menekankan pentingnya dukungan jangka panjang bagi penelitian dasar. Sakaguchi Shimon, profesor kehormatan Universitas Osaka yang memenangi Nobel Fisiologi atau Kedokteran, dan Kitagawa Susumu, wakil presiden eksekutif Universitas Kyoto yang memenangi Nobel Kimia, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Japan National Press Club, Tokyo, Selasa.
Keduanya menyerukan perlunya dukungan bagi para peneliti muda. Sakaguchi menjelaskan bahwa riset bukan sekadar usaha individu, karena inspirasi sering kali datang dari temuan tim peneliti lain.
Ia berharap para peneliti muda tidak berkecil hati atas kemampuan mereka, melainkan terus melangkah dengan perspektif luas serta tetap optimistis.
Di sisi lain, Kitagawa menyoroti beban tugas administratif yang membuat peneliti saat ini sulit menyisihkan waktu memadai untuk riset. Ia menekankan perlunya sistem yang memungkinkan mereka berkonsentrasi penuh pada pekerjaan ilmiah.
Pemerintah Jepang telah meningkatkan subsidi biaya operasional universitas nasional—termasuk untuk peneliti dan peralatan—dalam rancangan anggaran tahun fiskal mendatang. Langkah ini merupakan peningkatan pertama dalam sembilan tahun terakhir.
Kitagawa mengingatkan bahwa riset dasar tidak selalu membuahkan hasil seketika dan sering kali membutuhkan waktu hingga puluhan tahun. Karena itu, ia mendesak pembentukan sistem dukungan riset jangka panjang yang stabil.
Sakaguchi juga menggarisbawahi pentingnya peran sektor swasta. Ia menyebut dukungan pemerintah sangat vital, namun ia juga pernah menerima bantuan dari yayasan swasta saat menempuh studi di Amerika Serikat.
Ia berharap budaya memberikan dukungan terhadap riset dapat berakar lebih dalam di tengah masyarakat Jepang.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-03-03T12:24:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

