Robot Berbasis AI di Jepang Beri Nasihat Berdasarkan Ajaran Buddha
Peneliti dari Universitas Kyoto mengembangkan robot humanoid setinggi 1,3 meter yang menggunakan kecerdasan buatan untuk memberikan nasihat kehidupan berdasarkan kitab suci Buddha.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Sekelompok peneliti di Jepang memperkenalkan kepada media sebuah robot humanoid yang mampu memberikan nasihat berdasarkan ajaran Buddha. Tim peneliti, termasuk Profesor Kumagai Seiji dari Institut Masa Depan Masyarakat Manusia Universitas Kyoto, mengembangkan robot setinggi sekitar 1,3 meter tersebut.
Robot tersebut dilengkapi kecerdasan buatan (AI) yang dilatih menggunakan berbagai kitab suci Buddha. Saat seorang reporter NHK meminta nasihat mengenai cara mengatasi kebiasaan terlalu banyak berpikir dan khawatir, robot itu menjelaskan bahwa ajaran Buddha menekankan pentingnya untuk tidak mengikuti pikiran sendiri secara membabi buta.
Ia menambahkan bahwa mencoba melepaskan pikiran itu sendiri dapat menjadi salah satu pendekatan, lalu menangkupkan kedua telapak tangannya dalam posisi berdoa. Selain berkomunikasi, robot tersebut juga memiliki kemampuan untuk berjalan.
Para peneliti menyatakan bahwa bentuk humanoid memungkinkan terciptanya dialog yang lebih bermakna dan menarik bagi pengguna. Profesor Kumagai sendiri juga merupakan seorang pendeta Buddha.
Ia menyatakan keinginannya untuk terus mengembangkan teknologi ini sembari membahas bagaimana pemanfaatannya dapat dilakukan secara tepat dari sudut pandang etika.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-24T13:15:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
