Jepang Gandeng as Analisis Fenomena Keamanan, Termasuk UFO
Pemerintah Jepang bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk menganalisis fenomena anomali di udara, termasuk UFO, demi menjaga keamanan nasional.
Arsip Visual
Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip
Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.
Visual Utama
Jepang Gandeng as Analisis Fenomena Keamanan, Termasuk UFO
Pemerintah Jepang menyatakan tengah bekerja sama erat dengan Amerika Serikat dan pihak terkait lainnya untuk mengumpulkan informasi serta menganalisis fenomena yang berkaitan dengan keamanan nasional, termasuk benda-benda di udara yang tidak dapat diidentifikasi.
Pekan lalu, Departemen Pertahanan AS merilis sekitar 160 berkas mengenai "fenomena anomali tidak teridentifikasi" (UAP) yang mencakup laporan mengenai UFO. Data tersebut telah dikumpulkan oleh militer AS, badan antariksa NASA, dan berbagai lembaga lainnya sejak era 1940-an.
Di antara materi tersebut, terdapat sebuah video yang diduga direkam di wilayah sekitar Jepang. Pada hari Senin, Sekretaris Kabinet Kihara Minoru menyampaikan kepada wartawan bahwa ia telah meninjau sendiri gambar-gambar yang telah dirilis tersebut.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pihak kementerian memublikasikan data serupa, Kihara menjelaskan bahwa keputusan akan diambil berdasarkan pertimbangan kasus per kasus. Pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai sudut pandang, termasuk risiko terungkapnya kemampuan pengumpulan informasi milik Jepang.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-05-11T20:35:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Buka arsip Wayback untuk melihat salinan yang tersedia.
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
