Warga California Kenang Penahanan Warga Amerika Keturunan Jepang pada Perang Dunia II
Acara peringatan di California mengenang penahanan massal lebih dari 125.000 warga Amerika keturunan Jepang pada masa Perang Dunia II. Kegiatan ini juga menjadi ajakan untuk melawan diskriminasi terhadap kelompok imigran saat ini.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Penahanan warga Amerika keturunan Jepang selama Perang Dunia II dikenang dalam sebuah acara di negara bagian California, Amerika Serikat, yang merupakan rumah bagi banyak warga keturunan Jepang. Acara tersebut digelar menjelang peringatan ke-84 penandatanganan perintah eksekutif yang menyebabkan penahanan lebih dari 125.000 warga keturunan Jepang dan lainnya.
Presiden AS saat itu, Franklin Roosevelt, menandatangani perintah tersebut pada 19 Februari 1942, sekitar dua bulan setelah serangan Jepang ke Pearl Harbor. Pada hari Sabtu, puluhan orang termasuk warga Amerika keturunan Jepang menghadiri acara peringatan tersebut di sebuah taman di Sacramento.
Dalam acara itu, sebuah buku berisi daftar nama orang-orang yang pernah ditahan ditampilkan. Para peserta membubuhkan stempel di samping nama yang dibacakan sebagai bentuk penghormatan bagi para mantan tahanan.
Salah satu penyelenggara menyerukan perlawanan terhadap diskriminasi dan prasangka terhadap imigran, dengan menyoroti bahwa imigran dari Amerika Tengah dan Selatan kini sering menjadi sasaran tindakan keras di AS, sebagaimana dialami warga keturunan Jepang di masa lalu.
Mitsuo Yamamoto, seorang mantan tahanan berusia 99 tahun, mengatakan bahwa acara ini bukan hanya untuk satu ras, melainkan untuk semua orang. Ia menambahkan bahwa sangat menyenangkan melihat banyak orang hadir dan memberikan dukungan mereka.
Seorang mahasiswa yang hadir berpendapat bahwa saat ini masih terlihat kecenderungan untuk menjadikan kelompok pendatang sebagai kambing hitam dan menganggap mereka ancaman bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya pesan untuk bekerja sama mencegah ketidakadilan agar tidak terulang pada generasi mendatang.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-15T06:16:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / WORLD
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

