Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Vonis Percobaan untuk Mantan Kepala Penitipan Anak di Tokyo atas Kematian Bayi

Pengadilan Distrik Tokyo menjatuhkan hukuman penjara dengan masa percobaan kepada mantan pengelola tempat penitipan anak yang lalai hingga menyebabkan kematian bayi berusia 4 bulan.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Visual Tidak DisediakanNHK WORLD

Tanpa Visual Pendamping

Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual

Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.

Domestik12 Feb 2026

Pengadilan Distrik Tokyo menjatuhkan hukuman penjara dengan masa percobaan kepada mantan direktur sebuah tempat penitipan anak atas kematian bayi laki-laki berusia 4 bulan yang dibiarkan tidur tengkurap. Bayi bernama Masaki tersebut meninggal di sebuah fasilitas non-sertifikasi di Distrik Setagaya, Tokyo, pada Desember 2023.

Mantan direktur berusia 60 tahun, Nozaki Etsuo, didakwa atas kelalaian dalam tugas yang mengakibatkan kematian karena gagal menginstruksikan staf mengenai posisi tidur bayi yang aman. Berdasarkan laporan pemerintah Distrik Setagaya, Nozaki merupakan satu-satunya tenaga pengasuh berkualifikasi di fasilitas tersebut saat kejadian berlangsung.

Kejadian bermula ketika Nozaki meninggalkan fasilitas selama kurang lebih 20 menit untuk mengantar seorang anak atas permintaan orang tuanya. Selama ia pergi, putranya yang juga bekerja di sana menidurkan Masaki dalam posisi tengkurap.

Masaki ditemukan tidak sadarkan diri saat Nozaki kembali. Meski sempat memanggil ambulans dan memberikan tindakan darurat pijat jantung, nyawa bayi tersebut tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Dalam putusan hari Kamis, Hakim Ketua Imai Osamu mengungkapkan bahwa ibu korban sebenarnya telah meminta secara khusus agar putranya tidak pernah ditidurkan dalam posisi tengkurap. Hakim menyatakan terdakwa tidak hanya gagal menyampaikan pesan tersebut kepada staf, tetapi juga ceroboh karena meninggalkan fasilitas tanpa pengawasan ahli.

Hakim menilai kelalaian mantan direktur tersebut lebih berat dibandingkan staf lainnya. Ia menambahkan bahwa duka keluarga yang kehilangan anak tercinta secara mendadak merupakan penderitaan yang sangat mendalam.

Mengingat terdakwa telah mengakui kesalahannya serta menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa, hakim menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara dengan masa percobaan selama tiga tahun kepada Nozaki. Putranya yang berusia 25 tahun juga dijatuhi hukuman 10 bulan penjara dengan masa percobaan tiga tahun.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-02-12T07:20:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.