Jepang Tingkatkan Upaya Amankan Logam Tanah Jarang di Namibia
Pemerintah Jepang berupaya mendiversifikasi rantai pasok mineral kritis guna mengurangi ketergantungan impor dari China untuk mendukung industri teknologi tinggi.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Pemerintah Jepang tengah meningkatkan upaya untuk mengamankan sumber daya logam tanah jarang di Namibia, Afrika bagian barat daya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi rantai pasok mineral kritis yang sangat vital bagi industri teknologi tinggi.
Para pejabat Jepang mengadakan pembicaraan dengan delegasi Namibia pada Selasa di sela-sela konferensi pertambangan tahunan yang berlangsung di Cape Town, Afrika Selatan. Pertemuan tersebut bertujuan membahas kerja sama pengembangan sumber daya mineral di negara tersebut.
Eksplorasi yang dilakukan oleh Japan Organization for Metals and Energy Security (JOGMEC), lembaga yang berafiliasi dengan pemerintah Jepang, menemukan cadangan besar logam tanah jarang berat seperti disprosium dan terbium di tambang Namibia. Mineral ini sangat penting dalam pembuatan magnet kuat untuk motor kendaraan listrik dan robot industri.
Wakil Menteri Industri Jepang untuk Urusan Internasional, Matsuo Takehiko, menyatakan bahwa pemerintah Namibia menaruh harapan besar pada kemajuan cepat proyek ini. Ia menekankan bahwa diversifikasi sumber pasokan sangat krusial demi menjaga keamanan ekonomi Jepang.
Saat ini, Jepang hampir sepenuhnya bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan logam tanah jarang domestik, di mana hampir 70 persen di antaranya berasal dari China.
Selain Jepang, negara-negara lain juga tengah memperkuat rantai pasok mineral kritis mereka. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menargetkan pembangunan rantai pasok stabil yang tidak bergantung pada negara lain, termasuk melalui rencana pembentukan cadangan mineral nasional.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-12T07:50:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / WORLD
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.