Aliansi Reformasi Tengah Jepang Segera Pilih Pemimpin Baru
Dua kandidat bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan Aliansi Reformasi Tengah (CRA) menyusul kekalahan besar partai dalam pemilihan umum baru-baru ini.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Dua anggota parlemen dari Aliansi Reformasi Tengah (CRA) telah mendaftarkan diri dalam bursa pemilihan pemimpin baru partai. Aliansi ini dibentuk tepat sebelum pemilihan umum bulan ini oleh para anggota Majelis Rendah dari Partai Demokrat Konstitusional Jepang (CDP) dan Komeito.
Dua ketua bersama sebelumnya, Noda Yoshihiko dan Saito Tetsuo, mengumumkan pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab atas kekalahan besar partai pada hari Minggu lalu. Kampanye untuk mencari penerus mereka pun resmi dimulai pada Kamis.
Shina Takeshi dan Ogawa Junya, yang keduanya berasal dari Partai Demokrat Konstitusional, telah mengajukan pencalonan di markas besar CRA. Pemilihan ini tidak mewajibkan syarat dukungan awal.
Sebanyak 49 anggota parlemen yang memenangkan kursi pada pemilu hari Minggu akan memberikan suara mereka di markas partai pada Jumat.
Apa Itu Aliansi Reformasi Tengah?
Aliansi Reformasi Tengah dibentuk bulan lalu oleh anggota Majelis Rendah dari dua partai oposisi, CDP dan Komeito, guna menyatukan kekuatan moderat. Partai ini diluncurkan secara resmi dalam sebuah konvensi pada 22 Januari, sehari sebelum Majelis Rendah dibubarkan untuk pemilihan umum dini.
CRA mengusung 236 kandidat dalam pemilu tersebut, namun hanya berhasil meraih 49 kursi—kurang dari sepertiga dari 172 kursi yang mereka kuasai sebelumnya.
Dalam pemilu tersebut, seluruh 28 mantan anggota Komeito berhasil mengamankan kursi setelah ditempatkan di posisi teratas dalam daftar perwakilan proporsional. Di sisi lain, mantan anggota CDP, termasuk para politikus senior, mengalami kekalahan telak hingga jumlah kursi mereka menyusut drastis dari 140 menjadi hanya 21.
Karena pembentukannya yang tergesa-gesa demi pemilu Majelis Rendah, para anggota CDP dan Komeito di Majelis Tinggi serta dewan daerah masih tetap bertahan di partai masing-masing. Sejauh ini, belum ada rencana bagi mereka untuk bergabung dengan aliansi baru tersebut.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-12T05:21:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.