Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Toyota Motor Tunjuk Kon Kenta sebagai CEO Baru

Toyota Motor menunjuk Kon Kenta sebagai pimpinan baru mulai 1 April guna mempercepat pengambilan keputusan, di tengah laporan rekor penjualan namun penurunan laba akibat kebijakan tarif.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Visual Tidak DisediakanNHK WORLD

Tanpa Visual Pendamping

Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual

Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.

Ekonomi6 Feb 2026

Toyota Motor menunjuk pimpinan eksekutif baru. Kon Kenta, yang saat ini menjabat sebagai Operating Officer, akan menjadi Presiden dan CEO mulai 1 April mendatang.

Produsen otomotif terbesar di Jepang tersebut mengumumkan penunjukan ini pada Jumat sebagai bagian dari perubahan struktur eksekutifnya. CEO saat ini, Sato Koji, akan menjabat sebagai Wakil Ketua sekaligus menempati posisi baru yang dibentuk sebagai Chief Industry Officer.

Sato mengambil alih kepemimpinan tiga tahun lalu dari Ketua saat ini, Toyoda Akio. Perusahaan menyatakan bahwa perubahan peran ini dimaksudkan untuk mempercepat pengambilan keputusan manajemen dalam menanggapi dinamika lingkungan internal maupun eksternal.

Kon menyatakan:"Saat perusahaan mencoba melakukan sesuatu yang baru, kami cenderung berpikir dengan cara yang sejalan dengan metode dan pola yang digunakan di masa lalu. Saya pikir itu sangat penting untuk meningkatkan bisnis saat ini, namun untuk sesuatu yang baru, kita perlu melakukannya dengan cara yang sedikit berbeda."

Toyota juga mengumumkan bahwa penjualan grupnya mencatatkan rekor selama periode April hingga Desember, didorong oleh kinerja kuat di pasar Jepang dan Amerika Utara. Pendapatan naik 6,8 persen dari tahun sebelumnya menjadi 38,08 triliun yen atau sekitar 243 miliar dolar AS.

Namun, laba operasional turun 13,1 persen menjadi 3,19 triliun yen atau sekitar 20 miliar dolar AS. Toyota menyebutkan kebijakan tarif pemerintahan Trump menekan laba operasional sebesar 1,2 triliun yen.

Laba bersih juga tercatat turun 26,1 persen menjadi 3,03 triliun yen.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-02-06T05:49:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.