Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Harga Eceran Emas di Jepang Anjlok dari Rekor Tertinggi

Harga emas di Jepang merosot tajam dari rekor tertingginya pekan lalu setelah minat investor beralih ke dolar AS menyusul pengumuman calon Ketua Federal Reserve yang baru.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Arsip TersediaNHK WORLD

Arsip Visual

Dokumentasi Visual Beralih ke Arsip

Halaman asli sudah tidak lagi aktif. Naskah tetap ditayangkan dengan pranala arsip. Rujukan sumbernya masih bisa ditelusuri.

Ekonomi2 Feb 2026

Dealer emas yang berbasis di Tokyo, Tanaka Precious Metal Technologies, mengumumkan harga eceran emas berada di level 26.057 yen, atau sekitar 168 dolar AS per gram, pada Senin sore. Angka tersebut turun 13,8 persen dari rekor 30.248 yen yang baru saja dicetak pada Kamis pekan lalu.

Logam mulia ini sebelumnya banyak diburu sebagai aset aman (safe-haven) akibat ketegangan antara Amerika Serikat dan Eropa terkait Greenland, serta meningkatnya tensi geopolitik di Iran.

Namun, tren pasar berbalik setelah Presiden AS Donald Trump mencalonkan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) berikutnya. Langkah ini memicu aksi beli dolar karena investor menilai rencana pemangkasan suku bunga yang diminta Trump menjadi semakin tidak pasti.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-02-02T07:40:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / BIZTCH
Pranala Sumber (Arsip)

Pranala sumber asli tidak lagi tersedia. Versi arsip ditemukan.

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

harga emasekonomi jepangtanaka precious metalthe fedinvestasi

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.