Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

China Prediksi Rekor Perjalanan Libur Imlek, Namun Minat ke Jepang Menurun

Pemerintah China memperkirakan rekor 9,5 miliar perjalanan selama periode libur Tahun Baru Imlek, namun jumlah wisatawan ke Jepang diprediksi merosot di tengah ketegangan hubungan kedua negara.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Visual Tidak DisediakanNHK WORLD

Tanpa Visual Pendamping

Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual

Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.

Wisata2 Feb 2026

Arus perjalanan di China menjelang Tahun Baru Imlek telah dimulai dengan rekor jumlah pergerakan warga, meski jumlah kunjungan ke Jepang diperkirakan menurun. China menetapkan masa libur selama sembilan hari mulai 15 Februari mendatang untuk merayakan tahun baru tradisional tersebut.

Pemerintah China memperkirakan akan terjadi rekor 9,5 miliar perjalanan selama periode 40 hari yang dimulai sejak Senin. Menanggapi lonjakan ini, operator kereta api dan bus di seluruh negeri telah meningkatkan frekuensi layanan mereka.

Kepadatan penumpang terlihat di berbagai titik transportasi, termasuk stasiun di Guangzhou, China selatan. Para pekerja migran tampak memenuhi stasiun sambil membawa tas-tas besar berisi oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman mereka.

Salah satu pemudik, seorang wanita berusia 50-an, menempuh perjalanan lebih dari tujuh jam untuk kembali ke kota kelahirannya, Chongqing. Ia menantikan momen berkumpul bersama keluarga untuk merayakan Imlek dengan harapan kesehatan dan kebahagiaan bagi mereka semua.

Di tengah antusiasme perayaan, mendinginnya hubungan antara China dan Jepang turut memengaruhi tren wisata. Kementerian Luar Negeri China berulang kali mengimbau warganya untuk menahan diri dari bepergian ke Jepang dengan alasan keamanan.

Akibatnya, jumlah pelancong ke Jepang diperkirakan turun dibandingkan tahun sebelumnya. Data dari perusahaan perjalanan menunjukkan bahwa Jepang, yang tahun lalu menjadi destinasi luar negeri paling populer bagi turis China, kini keluar dari daftar 10 besar, sementara Asia Tenggara dan Korea Selatan semakin diminati.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-02-02T12:02:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / ASIA
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.