Dua Partai Oposisi Jepang Umumkan Platform Aliansi Reformasi Tengah Baru
Partai Demokrat Konstitusional Jepang dan Komeito merilis platform Aliansi Reformasi Tengah yang menempatkan kebijakan berpusat pada rakyat sebagai prioritas.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Konstitusional Jepang Azumi Jun dan Sekretaris Jenderal Komeito Nishida Makoto merilis platform partai baru itu dalam konferensi pers pada Senin.
Aliansi Reformasi Tengah mengatakan bahwa yang kini dibutuhkan adalah kekuatan politik tengah untuk mendorong kebijakan yang berpusat pada rakyat secara mantap melalui pembangunan konsensus berulang kali, bukan politik yang memicu konfrontasi dan memperdalam perpecahan. Partai itu menetapkan lima pilar kebijakan untuk memimpin reformasi yang diinginkan rakyat sebagai kekuatan tengah yang bertanggung jawab di tengah banyaknya partai yang saling berebut pengaruh dan situasi politik yang tidak stabil.
Secara khusus, platform itu menyerukan perubahan kebijakan menuju pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta pembentukan model jaminan sosial baru dengan perhatian khusus pada beban generasi pekerja. Platform tersebut juga menyerukan terwujudnya masyarakat inklusif dengan lebih banyak pilihan dan peluang melalui dorongan kesetaraan gender dan pengurangan kesenjangan kesempatan pendidikan.
Platform itu juga menyebut partai akan mengejar kebijakan luar negeri dan pertahanan yang realistis dengan berpusat pada aliansi Jepang-AS dan diplomasi perdamaian, sambil memperdalam pembahasan soal amandemen konstitusi. Partai itu juga berjanji terus berupaya melakukan reformasi politik, seperti membuat aliran dana politik lebih transparan, serta reformasi sistem pemilu.
Azumi dari Partai Demokrat Konstitusional mengatakan bahwa di Jepang dan di dunia terlihat kecenderungan untuk tanpa perlu memicu perpecahan dan konfrontasi, membangkitkan kebencian dalam benak orang, lalu menjadikannya identitas politik. Ia mengatakan partai baru itu akan mengejar politik yang mengandalkan nurani rakyat untuk bergerak menuju masyarakat yang hidup berdampingan dan inklusif.
Ia juga mengatakan partainya ingin menawarkan pilihan kepada rakyat yang berbeda dari arah yang ingin dicapai Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Nishida dari Komeito mengatakan bahwa yang mereka tuju adalah politik tengah untuk menjalankan kebijakan yang berpusat pada rakyat dan menjaga perdamaian Jepang. Ia menambahkan bahwa memperkuat negara dan ekonominya memang penting, tetapi itu harus diwujudkan demi kebahagiaan dan kepuasan hidup rakyat.
Nishida berjanji akan mendorong kebijakan ekonomi untuk menghadapi harga tinggi dengan prinsip "upah lebih tinggi terlebih dahulu", bukan "harga saham lebih tinggi terlebih dahulu".
Partai Demokrat Konstitusional dan Komeito juga mengumumkan kebijakan dasar untuk Aliansi Reformasi Tengah pada Senin. Di antaranya ada seruan untuk menurunkan pajak konsumsi atas bahan makanan menjadi nol.
Mereka juga menyatakan bahwa secara konstitusional Jepang dapat menjalankan hak untuk membela diri dalam situasi yang mengancam kelangsungan hidup, sebagaimana diatur dalam undang-undang keamanan nasional.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-01-19T10:15:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
