Tiga Megabank Jepang Catat Rekor Laba Bersih di atas 1 Triliun Yen
Tiga grup perbankan terbesar Jepang membukukan rekor laba bersih berkat kenaikan suku bunga dan peningkatan pendapatan dari sektor korporasi.
Peta Kata Kunci
Kumpulan warta Berita.Jepang.org yang mengandung kata kunci ini, disusun dari artikel terbaru ke arsip yang masih relevan. Memuat arsip 90 hari terakhir. Arsip lengkap mencakup Maret 2025 - April 2026.
Arsip Tiga Bulan Terakhir
Tiga grup perbankan terbesar Jepang membukukan rekor laba bersih berkat kenaikan suku bunga dan peningkatan pendapatan dari sektor korporasi.
Kenaikan suhu udara di berbagai wilayah Jepang meningkatkan risiko longsor salju dan jatuhnya salju dari atap bangunan. Otoritas mengimbau warga tetap waspada saat membersihkan timbunan salju yang kini jauh di atas batas normal.
Prudential Life Insurance Jepang menghentikan sementara penjualan polis baru selama 90 hari mulai Senin mendatang untuk merombak tata kelola menyusul skandal penyalahgunaan dana nasabah.

NHK
Visual tidak tersedia
Ketegangan regional membuat keamanan nasional dan diplomasi menjadi perhatian utama pemilih Jepang. NHK menyoroti aktivitas militer Tiongkok, Korea Utara, dan Rusia serta respons partai politik terhadap situasi ini.
Bank komersial di Jepang meningkatkan pembiayaan bagi industri pembuatan kapal guna mendukung kebijakan keamanan ekonomi pemerintah.
Yokota Sakie, satu-satunya orang tua korban penculikan Korea Utara yang masih hidup, merayakan ulang tahun ke-90 dengan harapan dapat bertemu putrinya setelah hampir 50 tahun terpisah.
Kelompok penyintas bom atom Hiroshima dan Nagasaki menemukan hanya sekitar 20 persen anggota Parlemen Jepang yang merespons survei mengenai sikap mereka terhadap Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir.
Kasus penyakit yang sering disebut flu perut ini terus melonjak di berbagai wilayah Jepang, memicu peringatan untuk memperketat kebersihan tangan dan sterilisasi alat masak.
Indeks Nikkei 225 mencapai level tertinggi sepanjang masa pada Selasa, didorong oleh sentimen positif dari pasar Amerika Serikat dan depresiasi mata uang yen.
Bank of Japan mulai melepas aset ETF yang dibeli selama periode pelonggaran moneter besar-besaran, dengan target penjualan tahunan mencapai 330 miliar yen.