Kasus Gastroenteritis Menular di Jepang Meningkat Tiga Pekan Berturut-turut
Kasus penyakit yang sering disebut flu perut ini terus melonjak di berbagai wilayah Jepang, memicu peringatan untuk memperketat kebersihan tangan dan sterilisasi alat masak.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Kasus gastroenteritis menular, yang disebabkan oleh norovirus dan virus lainnya, terus meningkat di Jepang selama tiga pekan berturut-turut. Penyakit ini, yang juga dikenal sebagai flu perut, menyebabkan gejala berupa demam, muntah, dan diare.
Infeksi dapat menyebar melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi patogen atau saat menangani kotoran dari pasien yang terinfeksi.
Japan Institute for Health Security menganalisis laporan dari 2.000 lembaga medis anak di seluruh negeri. Hingga pekan yang berakhir pada 25 Januari, jumlah rata-rata pasien per klinik tercatat sebesar 8,55 orang, meningkat 1,87 poin dibandingkan pekan sebelumnya.
Berdasarkan data prefektur, Gunma mencatat angka tertinggi dengan 16,96 pasien per klinik, disusul oleh Gifu (14,22), Tokyo (13,05), Oita (12,97), Saitama (11,52), Kanagawa (11,47), dan Ishikawa (11,43).
Pemerintah daerah dan kementerian kesehatan mengimbau masyarakat untuk rutin mencuci tangan secara menyeluruh dan mensterilkan peralatan memasak dengan air mendidih untuk mencegah penularan lebih lanjut.
Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.51 WIB
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-02-03T08:54:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.

