13 Orang Tewas Usai Gempa M7,1 di Barat Daya Jepang
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto pada Selasa sore dengan intensitas seismik tertinggi di Jepang, memicu kerusakan luas. Perdana Menteri Takaichi Sanae mengumumkan 13 orang tewas menyusul serangkaian gempa di wilayah itu.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
13 Orang Tewas Usai Gempa M7,1 di Barat Daya Jepang

Getaran berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto pukul 16.27. Gempa ini tercatat 7 pada skala intensitas seismik Jepang—tingkat tertinggi. Gempa terakhir dengan intensitas itu adalah gempa Semenanjung Noto 2024 pada Hari Tahun Baru.

Perdana Menteri Takaichi Sanae mengumumkan bahwa 13 orang tewas menyusul serangkaian gempa di Prefektur Kumamoto. Angka itu mencakup sejumlah kematian yang diduga terkait gempa.
Pejabat Prefektur Kumamoto menyebutkan angka lebih rendah per pukul 09.30 pada Rabu. Mereka mengatakan tiga orang tewas, lima dalam kondisi henti jantung-paru, dan 31 lainnya cedera.
JMA: Waspadai Kemungkinan Gempa Lebih Kuat
Seorang pejabat Badan Meteorologi Jepang mendesak warga waspada terhadap gempa kuat lanjutan. Menurut pejabat itu, untuk sekitar seminggu ke depan—terutama dua hingga tiga hari mendatang—warga diminta waspada terhadap potensi gempa dengan intensitas seismik maksimum 7.
Dua Tewas, Satu Henti Jantung-Paru di Mal
Setelah gempa, ledakan terjadi di sebuah mal di Kota Kashima, yang berbatasan dengan Kota Kumamoto.
Pejabat mengatakan lantai dua bangunan itu runtuh. Operasi pencarian dan penyelamatan di AEON Mall Kumamoto berlanjut sepanjang malam.
Dua orang kemudian dikonfirmasi meninggal dunia. Kedua korban adalah perempuan berusia 20-an. Pihak berwenang mengatakan satu orang lain mengalami henti jantung-paru. Korban yang diselamatkan lainnya mengalami cedera yang tidak mengancam jiwa.
Polisi setempat mengatakan ledakan terjadi setelah sekitar 200 pelanggan, karyawan, dan orang lain dievakuasi ke luar kompleks belanja.
Dua Orang Ditemukan dalam Kondisi Henti Jantung-Paru di Pabrik
Dua orang ditemukan dalam kondisi henti jantung-paru di sebuah pabrik di Kota Yatsushiro. Pejabat di Kumamoto mengatakan sembilan orang lain masih belum diketahui keberadaannya.
Gempa menyebabkan cerobong asap runtuh dan kerusakan lain di Nippon Paper Industries. Kota Yatsushiro, tempat pabrik itu berada, mencatat intensitas 6 atas pada skala seismik Jepang.
Cedera dan Kerusakan Dilaporkan di Wilayah Terdampak
Skala kerusakan di Prefektur Kumamoto secara bertahap mulai terlihat jelas.
Markas dinas pemadam kebakaran yang bertanggung jawab atas wilayah termasuk Kota Uki mengatakan telah menerima banyak panggilan setelah guncangan kuat, dan kini sedang memeriksa situasinya.



Sebuah rumah sakit di Kecamatan Minami, Kota Kumamoto, melaporkan lebih dari 50 orang dirawat karena cedera. Setidaknya satu di antaranya dilaporkan tidak sadarkan diri.
Sebuah rumah sakit di Kota Hikawa menyatakan sedang merawat sekitar 80 orang yang terluka per pukul 21.30.
Kyushu Electric Power Company menyatakan di situsnya bahwa sekitar 37.000 rumah tangga di Prefektur Kumamoto tanpa listrik per pukul 07.30 pada hari Rabu.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.