Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Dari Kandang ke Jalan Raya: Suzuki Ubah Kotoran Sapi India Jadi Biofuel

Di Gujarat, Suzuki Motor mengoperasikan pabrik biogas sejak Desember lalu dengan mengumpulkan kotoran dari 500 petani setempat. Hingga 1,5 ton biogas dihasilkan dari 100 ton kotoran per hari, cukup mengisi bahan bakar 850 mobil seharian.

NHK WORLD3 mnt

Bagikan Artikel

Pabrik biogas Suzuki di Gujarat mengolah kotoran sapi jadi bahan bakar

Visual Utama

Dari Kandang ke Jalan Raya: Suzuki Ubah Kotoran Sapi India Jadi Biofuel

Tutup
Pabrik biogas Suzuki di Gujarat mengolah kotoran sapi jadi bahan bakar

Di negara bagian barat Gujarat, Suzuki Motor telah mengoperasikan pabrik biogas secara serius sejak Desember lalu.

Perusahaan mengumpulkan kotoran sapi dari 500 petani setempat. Kotoran itu kemudian dicampur dengan air dan difermentasi selama 35 hari hingga menghasilkan biogas bagi kendaraan.

Menurut pejabat, hingga 1,5 ton biogas dapat dihasilkan dari 100 ton kotoran per hari. Jumlah itu cukup mengisi bahan bakar 850 mobil sepanjang hari.

Dari Kandang ke Jalan Raya: Suzuki Ubah Kotoran Sapi India Jadi Biofuel - visual artikel

Kendaraan berbahan bakar gas alam terkompresi populer di India karena biayanya lebih murah dibandingkan kendaraan bensin sebelumnya. Kendaraan semacam ini sebagian besar digunakan di wilayah pedesaan.

Di stasiun biogas di samping pabrik Suzuki, harganya 40 persen lebih murah daripada bensin. Seorang pengemudi taksi setempat yang kami wawancarai melihatnya sebagai penghemat biaya yang nyata dan praktis.

Pejabat Suzuki Matsumoto Kenjiro pun setuju. Menurutnya, masyarakat di wilayah pedesaan sangat peka terhadap biaya. Karena itu mereka dapat melihat manfaat biogas yang murah dan dibuat secara lokal. Ia juga mengatakan berharap membangun lebih banyak pabrik di wilayah lain di India.

Matsumoto menekankan bahwa biogas dapat diproduksi dari tebu dan jerami padi, tetapi populasi sapi India yang sangat besar menawarkan potensi besar.

Pabrik biogas di Gujarat ini dibuka pada Desember 2025.
Pabrik biogas di Gujarat ini dibuka pada Desember 2025.

Kerusuhan di Timur Tengah Menimbulkan Risiko

Upaya Suzuki pasti disambut baik di negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. India menempati peringkat ketiga dunia untuk impor minyak mentah pada 2024, dan sekitar separuhnya berasal dari Timur Tengah yang kini dilanda konflik. Lebih dari 50 persen gas alam negara itu juga berasal dari Qatar dan Uni Emirat Arab.

Awal tahun ini, Perdana Menteri Narendra Modi menyerukan masyarakat memakai lebih sedikit energi. Pemerintah tengah berupaya mendiversifikasi pasokan energi India, termasuk dengan menambah impor minyak mentah dari Rusia.

Namun biogas juga menjadi pilihan yang masuk akal, dan India berupaya memperdalam kerja sama di bidang ini dengan Jepang.

Pada Juli, kedua negara sepakat membangun pabrik biogas di 1.000 lokasi di seluruh India dengan pinjaman Jepang. Di Tokyo, pejabat pemerintah melihat langkah itu sebagai peluang memperluas permintaan kendaraan ramah lingkungan.

Penjualan Pupuk Kandang Memberi Dorongan bagi Petani

Di pabrik Suzuki di Gujarat, perusahaan juga menjual kotoran sapi sebagai pupuk organik setelah biogas diekstraksi. Para pejabat mengatakan pendapatan itu membantu menambal biaya operasional. Langkah ini juga dapat membantu India menghadapi naiknya harga pupuk kimia dari Timur Tengah.

Suzuki juga menjual sisa kotoran sebagai pupuk.
Suzuki juga menjual sisa kotoran sebagai pupuk.

NHK mengunjungi Nathiben Narengji Bhari, seorang petani yang menjual kotoran ke pabrik itu. Keluarganya beranggotakan enam orang, dan ia mengatakan tambahan 60 dolar per bulan dari kerja sama tersebut dapat dipakai membiayai pendidikan keluarganya. Saat ini ia memiliki sepuluh ekor sapi dan berharap bisa membeli lebih banyak.

Matsumoto pun optimistis. Menurutnya, petani bisa mendapat penghasilan tambahan dengan menjual kotoran. Ia menuturkan, "Kami ingin membuat seluruh wilayah ini lebih sejahtera. Dan kami berharap satu miliar orang yang tinggal di pedesaan India kelak mampu membeli mobil."

Pejabat Suzuki Matsumoto Kenjiro, kiri, difoto bersama keluarga petani di Gujarat.
Pejabat Suzuki Matsumoto Kenjiro, kiri, difoto bersama keluarga petani di Gujarat.

Adapun sapi, hewan itu telah menjadi bagian sakral dalam budaya selama ribuan tahun. Perluasan penggunaannya sebagai sumber biofuel dapat menempatkan India di jalur yang tepat menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Gujarat telah menjadi negara bagian industri selama bertahun-tahun.
Gujarat telah menjadi negara bagian industri selama bertahun-tahun.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

biogas kotoran sapi indiasuzuki biofuel gujaratbahan bakar cng indiaenergi terbarukan indiapabrik biogas suzuki

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.