Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Kebangkitan Papan Permainan: Perancang Jepang Pertama Raih Penghargaan Tertinggi di Jerman

Hayashi Hisashi mengukir sejarah sebagai kreator Jepang pertama yang memenangkan penghargaan 'Game of the Year' paling bergengsi di dunia. Pencapaian ini mengukuhkan posisi Jepang sebagai pusat baru bagi ekosistem papan permainan global.

NHK WORLD4 mnt

Bagikan Artikel

Hayashi Hisashi menerima penghargaan Game of the Year di Jerman.

Visual Utama

Kebangkitan Papan Permainan: Perancang Jepang Pertama Raih Penghargaan Tertinggi di Jerman

Tutup
Hayashi Hisashi menerima penghargaan Game of the Year di Jerman.

Desainer Jepang Sabet Penghargaan 'Game Of The Year'

Desainer asal Jepang Hayashi Hisashi saat menerima penghargaan 'Game of the Year' pada 13 Juli
Desainer asal Jepang Hayashi Hisashi saat menerima penghargaan 'Game of the Year' pada 13 Juli

Pada bulan Juli, gim ciptaan desainer Jepang Hayashi Hisashi memenangkan penghargaan 'Game of the Year' di Jerman—ajang penghargaan board Game paling bergengsi di dunia. Hayashi menjadi kreator Jepang pertama yang meraih pencapaian tersebut.

Mimpi Masa Kecil

Bagi Hayashi (49), desainer gim asal Yokohama, penghargaan ini merupakan perwujudan mimpi lama. Sejak kecil, ia gemar menggambar labirin dan papan sugoroku, sebuah permainan tradisional Jepang.

Ia mulai menekuni bidang ini secara serius saat kuliah. Di usia 19 tahun, ia mulai merancang berbagai gim dan berambisi memenangkan penghargaan bergengsi asal Jerman tersebut.

Hayashi mengaku masih berusaha meresapi pencapaian besar tersebut. Baginya, penghargaan ini adalah kehormatan luar biasa dan mimpi yang ia kejar selama 30 tahun; ia merasa seolah-olah telah berhasil mendaki ke puncak Gunung Everest.

Bomb Busters: Kerja Sama Menaklukkan Kompetisi

Permainan Bomb Busters
Permainan Bomb Busters

Gim pemenang penghargaan ini berjudul Bomb Busters. Di sini, pemain bergabung dalam tim penjinak bom yang bekerja sama untuk menjinakkan perangkat peledak. Caranya adalah dengan menebak angka pada ubin milik rekan setim yang merepresentasikan kabel-kabel bom.

Oda Kazumasa, koresponden sains NHK World
Oda Kazumasa, koresponden sains NHK World

Koresponden sains NHK World, Oda Kazumasa, mencoba memainkan gim tersebut. Ia merasa pengalaman ini mirip permainan kartu Old Maid, namun semua orang bekerja sama alih-alih saling sikut. Bukannya bertanding satu sama lain, para pemain justru menyatukan kekuatan demi menuntaskan misi.

Pakar lain menilai gaya kooperatif inilah yang menjadi alasan utama Bomb Busters mendapat pengakuan luas, baik di Jepang maupun di kancah internasional.

Tren Gim Kooperatif Kian Menanjak

Bomb Busters bukan satu-satunya contoh. Salah satu judul yang sukses melambungkan tren permainan papan jenis ini adalah Pandemic, yang dirilis pada 2008. Permainan tersebut membentuk tim dokter dan ilmuwan yang berkeliling dunia demi mencegah wabah penyakit menular global.

Dalam Pandemic, pemain berperan sebagai dokter dan ilmuwan yang berjibaku melawan krisis kesehatan global
Dalam Pandemic, pemain berperan sebagai dokter dan ilmuwan yang berjibaku melawan krisis kesehatan global

Beberapa tahun terakhir, tren permainan kooperatif berkembang pesat. Penghargaan Game of the Year 2023 diraih oleh Dorfromantik, di mana para pemain bekerja sama membangun desa yang asri. Sementara itu, Sky Team yang menang pada 2024 menantang kapten dan kopilot bekerja sama mendaratkan pesawat dengan aman.

Kini, Bomb Busters pun mulai meledak di pasaran.

Oda menuturkan, 'Ini membuktikan bahwa permainan papan tidak sekadar hiburan... gim Ini juga mencerminkan era yang kita tinggali saat Ini.'

Suasana bermain di salah satu kafe board game.
Suasana bermain di salah satu kafe board game.

Kafe board game — yang mulai menjamur di Jepang sejak sekitar 2010 — kini muncul di berbagai prefektur di seluruh negeri.

Di sisi lain, para penerbit bergegas memenuhi permintaan pasar. Menurut riset Analog Game Museum dan Yano Research Institute, terdapat 234 judul baru yang dirilis pada 2023, melonjak tiga kali lipat dibanding dekade lalu.

Ajang gim analog Jepang, Game Market, berhasil menarik 27.000 pengunjung selama dua hari pada musim semi ini. Angka tersebut jauh melampaui gelaran pertamanya pada tahun 2000 yang hanya dihadiri beberapa ratus orang.

Oda menceritakan pengalamannya sendiri untuk menjelaskan alasan di balik keriuhan ini: 'Bermain itu menyenangkan... dan merupakan cara luar biasa untuk mengenal orang lain, meski baru pertama kali bertemu. Saat saya bercerita sedang meliput board game, banyak teman yang ingin ikut bermain. Saya rasa orang-orang sedang mencari momen interaksi tatap muka.'

Tak hanya jumlah penikmat board game yang bertambah, jumlah desainer yang menciptakannya pun kian meningkat.

Pemenang Game of the Year, Hayashi, menyadari bahwa ia tidak sendirian. Ia melihat banyak orang Jepang yang membuat board game berkualitas tinggi saat ini, sehingga menurutnya siapa pun berpeluang memenangkan penghargaan tersebut.

Titik Balik Desainer Hayashi

Kebangkitan Papan Permainan: Perancang Jepang Pertama Raih Penghargaan Tertinggi di Jerman - visual artikel

Hayashi berasal dari Prefektur Aichi, Jepang Tengah. Setelah lulus kuliah, ia bekerja sebagai insinyur di sebuah perusahaan video game besar, sembari menghabiskan akhir pekannya untuk merancang board game karyanya sendiri.

Titik baliknya terjadi 11 tahun lalu saat permainan bertema kereta api buatannya meraih penghargaan di AS. Terpacu oleh perhatian internasional, ia kini rutin memproduksi empat hingga enam permainan setiap tahunnya.

Kekuatan Interaksi Tatap Muka

Kebangkitan Papan Permainan: Perancang Jepang Pertama Raih Penghargaan Tertinggi di Jerman - visual artikel

Di era permainan daring dan realitas virtual, mengapa permainan papan masih begitu diminati? Hayashi menyebut kuncinya terletak pada interaksi tatap muka secara langsung di sekeliling meja.

Permainan papan sangat menarik karena kita bisa menyentuh fisik permainannya dan berinteraksi langsung sambil mengobrol, tuturnya. Hayashi berkomitmen terus menciptakan Permainan serupa dengan harapan semakin banyak orang yang mau mencobanya.

Versi Berita.Jepang.org: Jumat, 17 April 2026 pukul 02.11 WIB

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Pranala Sumber

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.