Pasukan Bela Diri Darat Jepang Pamerkan Drone Tempur untuk Pertama Kalinya
Pasukan Bela Diri Darat Jepang untuk pertama kalinya memamerkan wahana udara tempur tanpa awak yang mulai diperkenalkan oleh Kementerian Pertahanan sejak tahun fiskal lalu.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Pasukan Bela Diri Darat Jepang Pamerkan Drone Tempur untuk Pertama Kalinya
Pasukan Bela Diri Darat Jepang (GSDF) untuk pertama kalinya memamerkan wahana udara tempur tanpa awak yang mulai diperkenalkan Kementerian Pertahanan pada tahun fiskal lalu. Drone tersebut diperlihatkan kepada media pada hari Rabu dalam latihan bersama GSDF dengan militer Prancis yang dimulai di Prefektur Miyagi, timur laut Jepang, pada 25 Agustus.
Latihan ini didasarkan pada skenario menghadapi pasukan bersenjata yang bersembunyi di area perkotaan.
Drone tersebut dirancang untuk menghadapi kendaraan darat pada jarak yang relatif dekat dan mampu membawa amunisi serta kamera. Pejabat GSDF menyatakan bahwa rincian mengenai cara pengoperasian drone akan dipertimbangkan lebih lanjut.
Selama sesi latihan hari Rabu, drone yang dilengkapi kamera dijadwalkan mengidentifikasi lokasi target, sementara drone lain yang membawa amunisi tiruan direncanakan menyerang target tersebut. Namun, rencana tersebut dibatalkan karena terjadi malfungsi.
Sebagai gantinya, penerbangan demonstrasi diadakan untuk media. Seorang petugas mengoperasikan drone menggunakan panel kendali mirip ponsel pintar, sementara petugas lain menangkapnya dengan satu tangan saat mendarat.
Penerbangan demonstrasi tersebut juga mengalami masalah, dan pihak GSDF menyatakan belum dapat menentukan penyebabnya.
Kementerian Pertahanan telah bergerak untuk memperkenalkan drone dalam skala besar. Drone tempur ini dimaksudkan untuk digunakan menghadapi kemungkinan penyusup.
Pihak kementerian tidak mengungkapkan berapa banyak drone yang dimilikinya demi menghindari terungkapnya seluruh kemampuan pertahanan mereka.
Kementerian menyatakan telah memutuskan untuk memperkenalkan tiga jenis drone tempur dengan jangkauan terbang yang berbeda. Drone-drone ini ditujukan untuk menyasar kendaraan yang telah mendarat di pantai serta kapal di perairan pesisir dan lepas pantai.
Drone-drone tersebut dijadwalkan mulai dikerahkan pada tahun fiskal mendatang yang dimulai pada bulan April. Pengerahan ini merupakan bagian dari sistem pertahanan pesisir bernama SHIELD yang saat ini sedang dibangun oleh kementerian.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-09-02T13:34:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
