Jepang Catat Surplus Transaksi Berjalan Rekor untuk Paruh Pertama 2026
Jepang mencatat surplus transaksi berjalan hampir 17,43 triliun yen pada paruh pertama 2026, level tertinggi untuk periode yang sama sejak 1985. Pada Juni, neraca bulanan sempat defisit untuk pertama kali dalam 17 bulan.
Tanpa Visual Pendamping
Naskah Ini Tiba Tanpa Dokumentasi Visual
Sumber memuat naskah tanpa gambar pendamping yang layak tayang. Kami mempertahankan ruang ini sebagai penanda editorial, bukan sebagai bidang kosong.
Visual Utama
Jepang Catat Surplus Transaksi Berjalan Rekor untuk Paruh Pertama 2026
Jepang mencatat surplus transaksi berjalan rekor untuk paruh pertama tahun ini. Data yang dirilis Kementerian Keuangan pada Senin menunjukkan surplus itu mencapai hampir 17,43 triliun yen, atau sekitar 110 miliar dolar.
Angka tersebut merupakan level tertinggi untuk paruh pertama sejak data sebanding tersedia pada 1985.
Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan pendapatan dividen dari anak perusahaan di luar negeri serta kenaikan ekspor semikonduktor dan komponen elektronik lainnya. Transaksi berjalan merupakan ukuran utama pendapatan negara dari perdagangan dan investasi di luar negeri.
Sementara itu, neraca transaksi berjalan bulanan mencatat defisit 92,3 miliar yen, atau sekitar 583 juta dolar, pada Juni, dan masuk zona merah untuk pertama kalinya dalam 17 bulan sejak Januari tahun lalu. Salah satu faktornya adalah penurunan surplus di akun perjalanan seiring berkurangnya jumlah wisatawan asing yang masuk.
Sumber Berita
- Penerbit
- NHK WORLD
- Tanggal Sumber
- Catatan Sumber
- 2026-08-10T07:33:00.000Z
- Jejak Sumber
- NHK WORLD / News / JAPAN
Versi Berita.Jepang.org
- Peran
- Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
- Pembaruan
Video Sumber
Dengarkan Artikel
Putar versi audio langsung dari browser Anda.
Menyiapkan audio browser...
Kata Kunci
Jejak Topik
Komentar Pembaca
Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.
