Lewati ke konten utama
Berita.Jepang.org

Studi: Paparan Suhu Panas pada Pertengahan Kehamilan Tingkatkan Risiko Kelahiran Prematur

Peneliti di Jepang menemukan bahwa paparan suhu tinggi pada pertengahan masa kehamilan dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, khususnya pada minggu ke-19 kehamilan.

NHK WORLD1 mnt

Bagikan Artikel

Ilustrasi seorang wanita hamil yang menjaga kesehatan di tengah cuaca panas

Visual Utama

Studi: Paparan Suhu Panas pada Pertengahan Kehamilan Tingkatkan Risiko Kelahiran Prematur

Tutup
Ilustrasi seorang wanita hamil yang menjaga kesehatan di tengah cuaca panas

Para peneliti di Jepang menyatakan bahwa wanita yang terpapar suhu lebih tinggi pada minggu-minggu pertengahan masa kehamilan lebih berisiko melahirkan secara prematur dibandingkan mereka yang tidak terpapar. Sebuah tim yang dipimpin oleh Asisten Profesor Terada Shuhei dari Institute of Science Tokyo menganalisis hubungan antara suhu panas dan risiko kelahiran prematur, yang didefinisikan sebagai persalinan dari minggu ke-22 hingga ke-36 kehamilan.

Para ilmuwan mengamati sekitar 986.000 kelahiran yang terdaftar dalam basis data Japan Society of Obstetrics and Gynecology dari tahun 2016 hingga 2020. Mereka menemukan bahwa wanita yang mengalami suhu sangat tinggi di tempat tinggal mereka antara minggu ke-16 dan ke-22 kehamilan memiliki risiko kelahiran prematur yang lebih tinggi.

Wanita yang terpapar cuaca panas selama minggu ke-19 kehamilan memiliki kemungkinan 1,16 kali lebih besar untuk melahirkan secara prematur dibandingkan mereka yang tidak terpapar.

Tim tersebut menyatakan bahwa suhu panas dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu respons peradangan, yang berpotensi menyebabkan leher rahim memendek. Terada menyampaikan bahwa kelahiran prematur merupakan penyebab utama kematian di kalangan anak-anak di bawah usia 5 tahun, sehingga temuan bahwa suhu panas merupakan faktor risiko memiliki implikasi yang penting.

Ia mencatat bahwa wanita hamil hendaknya tidak diberi beban berlebihan selama pertengahan masa kehamilan, meskipun periode tersebut umumnya dianggap sebagai fase yang stabil. Ia menambahkan bahwa masyarakat secara keseluruhan, termasuk anggota keluarga dan rekan kerja, harus mendukung wanita hamil dengan berbagi tanggung jawab rumah tangga dan pekerjaan.

Sumber Berita

Penerbit
NHK WORLD
Tanggal Sumber
Catatan Sumber
2026-08-26T04:09:00.000Z
Jejak Sumber
NHK WORLD / News / JAPAN
Pranala Sumber

Versi Berita.Jepang.org

Peran
Kurasi, terjemahan, dan penyuntingan naskah.
Pembaruan

Dengarkan Artikel

Putar versi audio langsung dari browser Anda.

Menyiapkan audio browser...

Kata Kunci

kelahiran prematurkehamilansuhu panaskesehatan ibu hamilinstitute of science tokyoterada shuheijepang

Jejak Topik

Komentar Pembaca

Ruang diskusi ini terbuka untuk tanggapan, koreksi, dan pembacaan lanjutan dari pembaca.